04 Februari 2019

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi VII DPR, Ridwan Hisjam, mempertanyakan tuntutan awak mobil tangki (AMT) atau sopir tangki untuk menjadi buruh tetap PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Elnusa Petrofin.

Ridwan menilai, tuntutan tersebut tidak masuk akal. Sebabnya, hubungan AMT bukan dengan Pertamina, melainkan dengan PT Garda Utama Nasional (GUN).

Baca juga: Sejukkan Kembali Kota Malang, Ridwan Hisjam Bagikan 1000 Bibit Pohon

"PT GUN bukan anak perusahaan Pertamina. Kerja sama PT GUN dengan Pertamina merupakan kerja sama business to business," kata Ridwan, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, belum lama ini.

Diketahui sebelumnya, sejumlah sopir tanki menuntut dijadikan buruh tetap PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Elnusa Petrofin. Mereka berdemo di depan Istana Negara, agar mendapatkan perhatian dari Presiden Jokowi. [jitunews]

fokus berita : #Ridwan Hisjam


Kategori Berita Golkar Lainnya