06 Februari 2019

Berita Golkar - Survei Charta Politika menyatakan elektabilitas PDIP paling tinggi dibanding partai politik peserta Pemilu 2019. PDIP ditempel oleh Partai Gerindra di urutan kedua. PDIP mendapatkan 25,2 persen, sementara Gerindra mendapatkan 15,2 persen.

“Karena kedua partai itu pengusung dua capres Jokowi dan Prabowo,” Direktur Riset Charta Politika, Muslimin, Rabu (6/2/2019). Sementara di urutan ketiga yakni Golkar 9 persen. Secara berutan di bawahnya, PKB 8,1 persen, NasDem 5,3 persen, Demokrat 4,5 persen.

Baca Juga: Survei Alvara, Elektabilitas Golkar Peringkat Tiga Dengan 9,5 Persen

“PPP 4,3 persen, PKS 4,2 persen, Perindo 2,7 persen, PAN 2,6 persen, PSI 1,5 persen, Hanura 0,6 persen, PBB 0,4 persen, Berkarya 0,3 persen, Garuda 0,2 persen, PKPI 0,1 persen,” ungkap Muslim. Dengan demikian, merujuk parliamentary threshold sebesar 4 persen, PKS menjadi partai paling buncit di DPR. Sementara PAN dan Hanura terpental dari parlemen.

Charta Politika juga melakukan survei tentang antusias pemilih menyambut Pemilu 2019. Diketahui, pemilih lebih tertarik mencoblos lebih dulu capres dan cawapres ketimbang DPR RI dan DPRD. Terdapat 72,3 persen pemilih akan lebih dulu memilih calon presiden, selanjutnya DPRD 2,2 persen, baru kemudian DPR RI 5,6 persen.

Baca Juga: Mungkinkah Golkar Mampu Bertahan di Era Milenial?

“Mayoritas memilih capres dan cawapres. Artinya gaung Pilpres lebih besar daripada caleg-caleg. Terdapat 72,3 persen lebih dulu memilih capres, baru DPRD tingkat II (kabupaten/kota) 5,6 persen, kertas suara DPR RI 2,2 persen,” kata Muslimin

Diketahui, proses pengumpulan data dilaksanakan pada 22 Desember 2018- 2 Januari 2019. Melalui wawancara 2.000 responden. Yang tersebar di 34 provinsi. Survei menggunakan survei metode acak bertingkat/multistage random sampling dengan margin of error 2,91 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen. [beritajatim]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya