07 Februari 2019

Berita Golkar - Caleg Partai Golkar, Ernawati Tahang mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat nelayan di sejumlah daerah di Sulsel. Khususnya yang berada di wilayah selatan. Dari pantauan langsung beberapa waktu lalu, sebagian dari petani nelayan memang menjadikan hal ini sebagai mata pencaharian utamanya.

Sehingga apabila cuaca ekstrim seperti saat ini, banyak dari mereka kuatir sehingga banyak yang tidak melaut. Tentu ini membuatnya sulit untuk kelangsungan hidup mereka.

Baca Juga: Ernawati Tahang Minta Sesama Caleg Perempuan Pede Bertarung di Pileg 2019

"Saya sudah turun ke beberapa lokasi kampung nelayan di bagian selatan, seperti Jeneponto dan Bantaeng dan sejumlah daerah lainnya. Ya, kondisinya hampir sama karena memang ini musim cuaca ekstrim,” jelasnya, Kamis, 7 Februari.

Ia memikirkan, kedepan para nelayan ini memiliki penghasilan lain. Setidaknya dengan cuaca seperti ini, mereka bisa fokus di bidang lain. “Harusnya ada pemberdayaan, masyarakat harus mulai diajak untuk tidak pasrah dengan keadaan," kata caleg DPR RI dapil Sulsel satu ini.

Tampak dalam kunjungannya ke kampung nelayan, Ernawati Tahang disambut penuh gembira oleh masyarakat nelayan, terutama kaum ibu-ibu.

Baca Juga: Sambangi Jeneponto dan Bantaeng, Ernawati Tahang Dengarkan Curhat Petani Rumput Laut

Ia banyak mendengarkan aspirasi dan keluh kesah para nelayan dan berdialog ringan penuh keakraban.

Mendengar semua keluhan itu, caleg nomor urut dua itu, menanggapi dengan menanamkan semangat dan optimisme bagi masyarakat agar mulai membuat dan mengembangkan produk olahan hasil laut.

"Bisa mulai dikembangkan produk olahan dari ikan misalnya. Bisa menjadi kerupuk ikan, sambal ikan, dan semacamnya. Ini bila dikemas baik dan punya pasar yang jelas, tentu bisa menjadi solusi selama musim cuaca yang tidak berpihak seperti sekarang ini," tutupnya. [fajaronline]

fokus berita : #Ernawati Tahang


Kategori Berita Golkar Lainnya