07 Februari 2019

Berita Golkar - Mulyadi, calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Cirebon dari Partai Golkar mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cirebon pada Kamis (7/2/2019). Kedatangannya tak lain untuk menemui anggota Komisioner Bawaslu Kabupaten Cirebon dan menanyakan terkait laporan dirinya terhadap tiga orang caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Ketiga Caleg itu ialah Caleg DPR RI Ono Surono, Caleg DPRD Jawa Barat Samsul Bahri dan Bejo Kasyono Caleg DPRD Kabupaten Cirebon. Ketiganya dilaporkan oleh Mulyadi, lantaran diduga melakukan pelanggaran saat berkampanye di Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged beberapa waktu lalu.

Baca juga: Duh! Pasang Baliho Caleg Golkar di Ciwaringin, 3 Warga Kesetrum Arus Listrik

Saat itu, ketiga caleg tersebut diketahui melakukan kampanye disebuah gedung desa milik negara yang merupakan fasilitas umum. Selain itu, dalam kampanye itu Caleg juga tidak bisa menunjukan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) sebagai syarat wajib para caleg ketika ingin berkampanye. Namun, Mulyadi mempertanyakan keputusan Bawaslu Kabupaten Cirebon, yang menyatakan ketiga caleg tersebut tidak bersalah.

“Pelanggaran yang dilakulan oleh Caleg PDIP disinyalir menggunakan aset negara di kecamatan greged. Itu kegiatan tanggal 4 januari dan diperiksa tanggal 14 januari. Diputuskan tanggal 31 januari oleh Bawaslu dan dinyatakan tidak bersalah. Padahal saat kegiatan tidak ada STTP. Sebagai salah satu syarat caleg melakukan kampanye. Tapi kenapa tidak ada dinyatakan tidak bersalah, ada apa dengan Bawaslu,” tegasnya.

Baca juga: Dave Laksono Paparkan Tantangan Baru BKSAP Di Hadapan Mahasiswa STIKom Poltek

Namun, keinginan Mulyadi untuk menemui Komisioner Bawaslu tak bisa terlaksana. Pasalnya, seluruh Komisioner Bawaslu Kabupaten Cirebon tengah menghadiri agenda Bawaslu Provinsi di luar kota. Ia berharap, kedepan Bawaslu tidak tebang pilih ketika menindaklanjuti laporan terkait pelanggaran dalam berkampanye. Ia meminta seluruh pelanggaran Pemilu, harus diproses secara adil. [pilarcirebon]

fokus berita : #Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya