10 Februari 2019

Berita Golkar - Belum jelasnya sosok Wakil Bupati Kampar, membuat Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau saling lontarkan harapan.

Wakil Ketua DPD I Golkar, Masnur menegaskan, tidak ada salahnya Golkar memperoleh posisi Wakil Bupati Kampar. Menurut Masnur setiap partai koalisi Azis-Zaenal - Catur Sugeng punya suara untuk mengharapkan posisi tersebut.

"Semua partai koalis punya hak yang sama, termasuk Golkar. Jadi kalau bupati sudah dipegang Partai Golkar, bukan berarti Golkar tak boleh berharap untuk posisi wakil bupati. Partai pengusung lain juga berhak, seperti Gerindra, PKB, PKS, Nasdem," ungkapnya, Ahad (10/2).

Baca Juga: Golkar Optimis Mampu Raih 4 Kursi DPR Dari Provinsi Riau

Sebelumnya, anggota DPRD Riau tersebut pesimis sosok Wakil Bupati Kampar dapat diketahui dalam waktu dekat. Terlebih ada beberapa daerah di Indonesia yang hingga kini pembahasan soal sosok Wakil Gubenur atau Bupati belum tuntas dibicarakan antar partai.

"Jakarta (Wakil Gubenur) dan Rohul (Wakil Bupati Rokan hilir) belum juga jelas siapa yang diamanahkan untuk posisi itu," jelasnya.

Sementara itu sekretaris DPW PPP Riau, Tengku Nazlah Khariati, menyebut bila kursi Wakil Bupati juga ingin ditempati Partai Golkar, hal tersebut dapat memicu situasi tak kondusif di internal koalisi. PPP Riau cukup sering menegaskan bahwa Partai Ka'bah siap turun kasta demi masa depan Kabupaten Kampar.

"Posisi Bupati Kampar kan sudah otomatis diduduki pihak Golkar (Catur Sugeng), kok wakil bupati juga diinginkan. Soal wakil bupati harus dibicarakan secepatnya, kalau bisa sebelum pemilu," sebutnya.

Bila melihat komposisi kursi parpol pengusung Azis Zaenal - Catur Sugeng, Partai Golkar memang paling dominan. Partai berlogo pohon Beringin ini memiliki 9 kursi di DPRD Kampar. Sementara PPP hanya meraih 3 kursi. Bahkan jumlah itu lebih kecil dibandingkan partai sesama kolalisi, Partai Gerindra. Di DPRD Kampar, Gerindra memiliki 5 kursi.

Ada pun pembicaraan soal Wakil Bupati Kampar menghangat belakangan ini, khusunya setelah Azis Zaenal Bupati Kampar, meninggal pada penghujung tahun 2018. Kini, Kampar beserta Kabupaten Siak dan Kabupaten Rokan Hulu, menjadi kabupaten tanpa Wakil Bupati. [gatra]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya