13 Februari 2019

Berita Golkar - Partai Golkar menaruh prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Partai bergambar pohon beringin itu, ikut memperhatikan panasnya politik jelang Pilpres 17 April 2019 mendatang. Kader Golkar diminta tidak terseret melakukan hal negatif, demi menjaga kondusifitas bangsa dan negara.

"Partai Golkar bukan cebong, bukan kampret. Tapi punya akal sehat dan visi juga misi berjuang demi bangsa," kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keumatan, Muhammad Zainul Majdi, di hadapan kader Partai Golkar se-Kaltim, dalam kegiatan konsolidasi Partai Golkar Kaltim, di Tenggarong, Kalimantan Timur, Rabu (13/2) sore.

Baca Juga: Terungkap! Ini 5 Alasan TGB Zainul Majdi Dukung Jokowi 2 Periode

Zainul Majdi yang kerap disapa Tuan Guru Bajang itu menerangkan, semua kader Golkar diharap menahan diri. "Golkar tidak boleh terseret ikut dari suasana tarik menarik polarisasi situasi bangsa saat ini," ujar Majdi. Dia menerangkan, tidak ada yang perlu diragukan bagi Golkar, dengan keputusan mendukung Capres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, di Pilpres 17 April 2018 mendatang.

"Itu sudah dukungan rasional dan tidak membabi buta. Wajar dukungan ke Pak Joko Widodo dan Ma'ruf Amin untuk kelanjutan pembangunan di Indonesia," terang Majdi. Dalam situasi perpolitikan di tanah air, lanjut Majdi, Golkar ingin selalu berada di tengah-tengah, untuk menjaha perjalanan kehidupan berbangsa. "Sesuai dengan harapan para pendiri bangsa,' ungkap Majdi.

Baca Juga: TGB Zainul Majdi Ungkap Keislaman Jokowi Terdokumentasi Dengan Baik

Majdi juga menaruh prihatin, dengan isu agama yang ikut mencuat di perpolitikan tanah air. "Ada terasa yang menguat, sekarang faktor agama, sentimen agama," jelasnya. "Beragama Islam buat saya, harus yang bertujuan memperkuat NKRI. Kader Golkar tidak boleh ikut dalam ujaran kebencian. Harus tegas dan ikut meluruskan kabar bohong, hoaks di tengah masyarakat," demikian Majdi. [merdeka]

fokus berita : #TGB Zainul Majdi


Kategori Berita Golkar Lainnya