15 Februari 2019

Berita Golkar - Jumlah pemilih di Jabar menjadi alasan utama pertarungan antara dua tim pemenangan yang akan berlaga di Pilpres berjalan panas. Masing-masing tim, baik Prabowo-Sandi atau Jokowi-Ma’ruf mengklaim telah menguasai suara di tanah pasundan ini.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily menyebutkan, berkaca dari Pilpres 2014 lalu, memang Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa unggul telak dari Jokowi-Jusuf Kalla. Namun, faktor pendukung kemenangan tersebut kini telah berpindah ke Jokowi-Ma’ruf.

Baca Juga: Ace Hasan Desak Kemenag Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Ibadah Haji

Pertama, mengenai komposisi partai pendukung. Golkar, lanjut Ace, kala itu mendukung Prabowo-Hatta sehingga menjadi faktor pendukung kemenangan. Namun saat ini telah berbeda karena merapat ke kubu Jokowi.

“Kedua, banyak tokoh-tokoh Jabar yang sekarang ini sudah menyatakan dukungan secara terbuka dan itu menunjukan kekuatan yang dimiliki oleh Jokowi-Ma’ruf,” tegas Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat,Jumat, (15/2).

Faktor ketiga yang tak kalah penting adalah dukungan kepala daerah. Pada 2014 lalu, sambung Ace, dukungan ini dialamatkan pada pasangan Prabowo-Hatta sehingga berpengaruh langsung pada basis suara.

Sedangkan faktor terakhir adalah figur dari Ma’ruf Amin itu sendiri. Bagaimanapun, secara kultural, dan keagamaan sosok Ma’ruf bisa menjadi faktor pendukung dalam menentukan pilihan. Survei internal yang dilakukan oleh TKN juga menunjukan keunggulan di wilayah Jabar.

Baca Juga: Ace Hasan Bantah RUU PKS Berpotensi Legalkan Seks Bebas

“Dan itu terkonfirmasi kemarin, ada lembaga survei yang menyatakan bahwa kita dapat 42% dan kubu sebelah 37%. Jadi Jabar sekarang mulai dikuasai kami,” ujar Ace. [gatra]

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya