09 Februari 2019

Berita Golkar - Wakil Ketua MPR RI Mahyudin di hadapan ratusan ibu-ibu Desa Bukit Raya, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara menuturkan Indonesia dikarunia oleh Allah SWT dengan kekayaan alam yang melimpah dan luar biasa. Indonesia berada di garis khatulistiwa sehigga negara ini memiliki dua musim, musim hujan dan panas. Sebagai wilayah yang berada di garis equator maka sinar matahari bersinar sepanjang tahun.

"Ini merupakan karunia yang luar biasa. Bandingkan dengan negara-negara di Eropa yang belum tentu bisa bercocok tanam sepanjang tahun. Pada suatu ketika mereka tak bisa bercocok tanam karena salju turun," kata Mahyudin di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, (Jumat, 8/2/2019). Kondisi alam yang hanya dua musim itulah, menurut Mahyudin, Indonesia memiliki batu bara, sawit, karet, dan komoditas pertanian dan kehutanan serta tambang lainnya.

Baca juga: Mahyudin Nilai Demokrasi Indonesia Sedang Menuju Titik Ideal

Meski kaya dengan sumber daya alam (SDA), pria asal Kalimantan itu menyayangkan kekayaan itu belum optimal digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. "Untuk mengoptimalkan kekayaan alam kita perlu sumber daya manusia (SDM) yang unggul agar bisa mengelola," tuturnya. Diakui bangsa ini sampai saat ini masih berjuang melaksanakan program wajib belajar. "Wajib belajar kita masih 9 tahun, seharusnya 12 tahun," tegasnya.

Menurut Mahyudin kekayaan alam yang ada membuat bangsa lain iri. Mereka ingin memiliki kekayaan alam itu. Tak heran bila dulu Spanyol, Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang menjajah Indonesia. Dikatakan, bangsa asing, bukan hebat tetapi mempunyai taktik adu domba. "VOC awalnya menguasai Maluku lalu menguasai nusantara. Sekarang bangsa lain pun tanpakita sadari hadir di tengah masyarakat. Mereka menggunakan pihak ketiga untuk menguasai SDA bangsa ini," ucapnya.

Baca juga: Mahyudin Soroti Pemanfaatan Oli Bekas Jadi Bahan Peledak Tambang di Berau

Agar adu domba tidak terjadi, menurut Mahyudin, MPR melakukan Sosialisasi Empat Pilar. Sosialisasi saat ini lebih penting sebab menjelang Pemilu masyarakat gaduh dengan dukungan masing-masing. Dalam kondisi yang demikian ia meminta masyarakat jangan mudah menyebarkan berita hoax. "Bila menyebar hoax, kita bisa kena UU ITE. Saya berharap di Tenggarong masyarakatnya damai dan sejahtera," tambahnya. [rmol]

fokus berita : #Mahyudin


Kategori Berita Golkar Lainnya