16 Februari 2019

Berita Golkar - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak tinggal diam dalam upaya penyelesaian masalah kemacetan lalu lintas. Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengaku pihaknya telah menyiapkan beberapa skema sebagai solusi kemacetan lalu lintas. Bung Edi sapaan akrabnya mejelaskan saat ini salah satu yang mulai dikaji ialah penggabungan transportasi masal. Proyek tersebut nantinya melibatkan Kota Malang Kabupaten Malang, dan Batu.

Baca Juga: Syukuran Kemenangan SAE, Kader Golkar Kota Malang Ziarah ke Makam Wali Lima

“Angkutan massal ini memang menjadi bagian dari Malang Raya yang terus dibahas oleh tiga daerah.” ujarnya.

Politisi golkar ini juga menjelaskan, skema angkutan massal ini akan terus dimatangkan. Jika sudah melalui tahap kajian dan ditetapkan, skema ini bukan tidak mungkin dinilainya akan menggaet beberapa investor di proyek tersebut.

“Setelah ditetapkan kami optimis investor akan masuk, dan mereka dengan sendirinya akan melihat perencanaan pembangunan tiga daerah akan ke mana.” Selanjutnya, meskipun proyek transportasi massal yang mencakup tiga wilayah itu masih sebatas keinginan. Bung Edi tetap optimis, jika nantinya proyek ini akan terealisasi.

Anggaran untuk mengadakan transportasi massal terbilang cukup besar. Namun, cara tersebut merupakan salah satu solusi yang diyakini mampu menuntaskan masalah yang menjangkit di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Saat ini, Pemkot Malang juga masih terus melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Tahun ini, pembebasan beberapa wilayah untuk pelebaran jalan juga dilakukan. Utamanya untuk jalan persimpangan seperti pertigaan dan perempatan.

Baca Juga: Sejukkan Kembali Kota Malang, Ridwan Hisjam Bagikan 1000 Bibit Pohon

Seperti diketahui, warga Kota Malang sudah akrab dengan namanya kemacetan lalu lintas. Salah satunya titik kemacetan yang kerap terjadi yaitu di daerah jembatan Soekarno-Hatta selalu saja kendaraan berbaris menjadi pemandangan yang lumrah.

Seperti yang diutarakan oleh pemilik akun Twitter bernama @fitri_shopia. Dalam cuitannya hari Selasa (12/02/2019), ia menyarankan Pemkot Malang, dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengurai konsentrasi kendaraan di selatan jembatan Soekarno-Hatta, atau biasa disebut Suhat. [malangtoday]

fokus berita : #Sofyan Edy Jarwoko


Kategori Berita Golkar Lainnya