18 Februari 2019

Berita Golkar - Calon legislatif (caleg) DPRRI Partai Golkar, daerah pemilihan (dapil) Jatim II, Misbakhun, diadukan ke Polres Pasuruan. Pengaduan tersebut didasarkan unggahan di media sosial yang dituding melecehkan profesi jurnalis.

Persoalan ini mencuat ketika Misbakhun yang saat ini anggota DPRRI Fraksi Partai Golkar mengomentari di grup whatsapp Mitra Karib, tentang pemberitaan tentang polemik dana hibah Rp 80 miliar yang gagal terealisasi karena salah penganggaran. Dalam komentarnya ia menuding media yang gencar memberitakan soal dana hibah tersebut memiliki tujuan tertentu.

Baca Juga: Misbakhun Yakin Upaya Jokowi Genjot Jalan Tol Mampu Tekan Biaya Logistik

“Urusan bantuan, hibah atau sejenisnya silahkan yang punya media berlomba-lomba memberitakan dengan masif supaya punya posisi tawar untuk didekati oleh yang diberitakan. Lumayan buat nutupi biaya operasional. #waduuuh nulis opo sih aku,” demikian tulis Misbakhun di whatsapp grup Mitra Karib, Kamis, 14 Februari lalu. Ocehan Misbakhun ini kontan saja membuat para jurnalis yang juga menjadi anggota grup medsos tersebut meminta klarifikasi atas pelecehan profesi tersebut.

Namun ia tak menghiraukan dan menyatakan dan tidak melecehkan profesi apapun. Tidak adanya itikat baik untuk mengklarifikasi tersebut, membuat para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Bangil-Pasuruan, mengambil sikap tegas. Para jurnalis yang merasa dilecehkan profesinya ini mengadukan Misbakhun ke Polres Pasuruan.

“Kami keberatan karena Misbakhun sudah melecehkan profesi jurnalis. Tulisan Misbakhun di grup yang diikuti ratusan anggota sudah menjatuhkan harga diri dan profesi jurnalis,” kata Henry Sulfianto, Koordinator Aliansi Jurnalis Bangil-Pasuruan.

Baca Juga: Misbakhun Tantang Prabowo Buktikan Tuduhan APBN Bocor Hingga 25 Persen

Menurutnya, tidak sepantasnya anggota DPR RI tersebut berkomentar yang menyudutkan profesi jurnalis. Apalagi gencarnya pemberitaan gagalnya realisasi dana hibah Rp 80 miliar tersebut merupakan bagian dari sosial kontrol carut marutnya kinerja Banggar dan Timgar Kabupaten Pasuruan.

Karena itu, pihaknya meminta agar Kapolres Pasuruan segera menindaklanjuti pengaduan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kasubag Humas Polres Pasuruan, AKP Hardi, yang menerima pangaduan tersebut menyatakan akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum. [batutimes]

fokus berita : #Misbakhun


Kategori Berita Golkar Lainnya