19 Februari 2019

Berita Golkar - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dalam waktu dekat akan resmi menjadi Bupati Bekasi. Hal ini lantaran Bupati Bekasi Nonaktif Neneng Hasanah Yasin yang tersandung kasus Meikarta di KPK telah membuat surat pernyataan pengunduran diri yang telah diterima oleh DPRD Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Neneng Hasanah Yasin Mundur Dari Jabatan Bupati Bekasi 2017-2022

Keterangan yang berhasil dihimpun redaksi suarabekasi.id, hingga hari ini, Selasa (19/2/2019), Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi tengah sibuk membahas surat yang dilayangkan Bupati Bekasi Nonaktif Neneng Hasanah Yasin terkait pengunduran dirinya, hingga nantinya akan ditetapkan Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Ahmad Budiarta, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Bupati Bekasi Nonaktif Neneng Hasanah Yasin.

“Dengan adanya surat pengunduran diri dari Bupati Bekasi Nonaktif, diharapkan roda pemerintahan segera dapat berjalan tabil,” katanya.

Budiarta menjelaskan, setelah Eka Supria Atmaja ditetapkan menjadi Bupati Bekasi Definitif, nantinya Partai koalisi yakni Golkar, Nasdem, Hanura, dan PAN akan duduk bersama untuk menentukan posisi Wakil Bupati Bekasi.

Baca Juga: Puteri Komarudin Prihatin Utang Masyarakat Menumpuk Karena Bank Emok

“Ada beberapa nama yang menjadi kandidat Wakil Bupati Bekasi di antaranya Novi, Sarim, Kyai Iip, Guntur Mulyana. Pengunduran diri Bupati Nonaktif hanya untuk mendefinitifkan Pak Eka menjadi Bupati. Setelah itu mengambil langkah kebijakan apakah diperlukan calon Wakil Bupati, belum tentu ada Wakil Bupati tergantung kebutuhan,” bebernya.

Budiarta menambahkan, nama-nama yang saat ini muncul sebagai kandidat Wakil Bupati Bekasi masih dinamis. Tidak menutup kemungkinan dari unsur birokrat juga dapat diusulkan untuk mengisi jabatan tersebut. “Kita akan duduk bersama bicara dengan partai koalisi mengambil langkah berikutnya untuk Wakil Bupati, insya Allah sebelum pemilu sudah ada yang jadi Wakil (Bupati),” tutupnya. [suarabekasi]

fokus berita : #Eka Supriatmaja


Kategori Berita Golkar Lainnya