20 Februari 2019

Berita Golkar - Kenapa saya milih jokowi, karena Jokowi anak rakyat. Tukang mebel yg pastinya mengalami pahit getirnya sebagai rakyat, dari usaha mebel sampai sukses bisa impor.

Pemimpin yg tidak perlu dibisiki apalagi diajari, karena sudah mengalami dan sangat tahu penderitaan dan kebutuhan rakyat.

Rakyat butuh hidup, penghidupan dan kehidupan yang lebih baik. Dan untuk mewujudkan itu dibutuhkan perekonomian yang lebih menjamin.

Kesiapan jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, hingga jalan tol, pasar, terminal, bahan bakar, ketersediaan sembako, lahan pekerjaan, dan kecukupan Uang rupiah menjadi prasyarat pergerakan perekonomian rakyat di desa desa.

Pasca pemilu 2014, Presiden Joko Widodo mewujudkannya, yg sesungguhnya isyarat bahkan perintah UU 32 tahun 2004 ttg Pemda dan UU no 39 tahun 2008 ttg Kementrian Negara, substansi sudah disusun seperti itu. Keberadaan Desa, BPD maupun Bumdes, disertai hub pusat dan daerah dlm penanganan urusan pemerintahan dan pembangunan sdh di atur dan disinergikan dalam pasal2 kedua UU tsb.

Inilah yang menjadi keyakinan saya Pak Jokowi tdk perlu diajari, buktinya ada.

Sejak 2014 hingga thn 2019. Jokowi meningkatkan terus dana transfer ke daerah, utamanya dana desa, proram PKH, BPNT, E warung, KUR dan masih banyak program sektoral kementrian lainnya yg lebih berorientasi utk rakyat sepeti KIP, KIS.

Mengapa Jokowi, karena dia tukang mebel, sdh mahfum apa yang jadi kebutuhan rakyat.

Hari ini bisa kita saksikan perekonomian rakyat di desa begitu menggeliat, karena uang rupiah tersedia di desa yg dikerjakan oleh rakyat, bukan oleh perusahaan. Beras rakyat dibeli dan diproses jadi beras premium melalui BPNT. UMKM dibantu melalui KUR yg terus meningkat jumlahnya. Infrastruktur terus dibangun dari sabang sampai merauke, darat, laut dan udara. Membuat semakin efisien dan efektif perekonomian kita.

Ternyata milih pemimpin sederhana, pilihlah Pemimpin yg pernah dan tahu sakitnya jadi Rakyat.

Dengan demikian tidak mengherankan mengapa tekanan perekonomian global, nilai tukar Dolar Amerika yg begitu menekan. Indonesia tetap aman, karena pondasi nya kuat, salah satunya pergerakan ekonomi rakyat di desa desa.

Ke depan bagaimana mensinergikan kekuatan uang di pusat, yg dimiliki para pemodal dengan pergerakan ekonomi rakyat di desa2 menjadi kekuatan ekonomi nasional yg mampu bersaing bahkan mengendalikan Ekonomi Global.

Jokowi sangat handal, saat ini didampingi para pembantunya yg kompeten, berintegritas, berpihak kepada Rakyat.

Kerja, Kerja dan Kerja,
Itulah Jokowi Presiden kita Semua.

Posko dapil Jabar 10.
18 februari 2019.

Agun Gunandjar Sudarsa, pembentuk UU Kota Banjar th 2002, UU Kab Pangandaran Thn 2012, UU Pemda th 2004, UU Kementrian dan Wantimpres thn 2008.
UU Keistimewaan Yogya,
UU ASN dan UU Adminitrasi Pemerintahan.
Anggota DPR RI sejak 1997 tidak terputus hingga 2019.

fokus berita : #Agun Gunandjar


Kategori Berita Golkar Lainnya