16 Februari 2019

Berita Golkar - Komisi VII DPR RI mendukung berbagai program BP Tangguh, selaku operator LNG Tangguh, dalam upaya mencerdaskan masyarakat Papua dan Papua Barat lewat program-program teknisi, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar area tambang LNG Tangguh. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam sangat mengapresiasi program itu, karena dapat mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat Papua dan Papua Barat.

“Melalui program-program BP Tangguh, saya sangat mendukung upaya mencerdaskan masyarakat Papua dan Papua Barat, melaui pemberian pendidikan dan beasiswa serta melibatkan masyarakat sekitar dalam mensuplai makanan untuk pekerja di BP Tangguh,” tutur Ridwan saat berdiskusi dengan Gubernur Papua Barat dan jajaran direksi BP Tangguh serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Sorong, Papua Barat, Jumat (15/2/2019).

Baca juga: Ridwan Hisjam Ingin Tambah Anggaran dan Perkuat Peralatan BPPTKG

BP Indonesia Head of Country Moektianto Soeryowibowo dalam pertemuan itu menuturkan pencapaian serta peran BP Tangguh dalam upaya mencerdaskan masyarakat Papua dan Papua Barat di hadapan Komisi VII DPR RI. BP Tangguh ikut andil memajukan Papua Barat melalui Program Teknisi Papua yang diberikan pelatihan dalam ekslplorasi gas dan menuju program generasi tangguh 2029 yang di tahun itu nantinya 85 persen tenaga kerja berasal dari Papua Barat.

“Dengan program tersebut, saya yakin masyarakat Papua Barat bisa memiliki pendidikan yang tinggi serta berdampak naiknya taraf hidup mereka. Kami memberikan pelatihan yang sudah berjalan selama tiga angkatan, kami ajarkan anak-anak Papua berbahasa Inggris hingga eksplorasi gas,” tutur Soeryowibowo.

Baca juga: Ridwan Hisjam Ajak Pers Imbangi Pesatnya Perkembangan Teknologi

Di kesempatan sama, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menuturkan Papua Barat seperti surga kecil yang jatuh ke bumi. Namun, Papua Barat membutuhkan insftratruktur untuk menjangkau seluruh masyarakat yang ada di pedalaman. Dominggus berharap perusahaan-perusahaan besar seperti BP Tangguh, Pertamina, dan PLN bisa ikut andil membangun masyarakat Papua Barat dan memberikan lapangan kerja.

“Orang-orang asli Papua di sekitar perusahaan tolong dipekerjakan, karena penggangguran di Papua Barat masih tinggi, sekitar 20 persen. Dan melalui Komisi VII, kami meminta rakyat Papua diberikan pelatihan khusus terkait migas, sehingga masyarakat Papua juga bisa mendapatkan pekerjaan dan memakmurkan rakyat kami, dan tidak hanya menjadi penonton kekayaan alam Papua Barat,” tutur Dominggus. [kontributor Papua Barat]

fokus berita : #Ridwan Hisjam


Kategori Berita Golkar Lainnya