26 Februari 2019

Berita Golkar - Politisi lawas Partai Golkar, Fredy Latumahina mengatakan, dalam sosialisasinya di tengah-tengah masyarakat sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPD), dirinya memberikan pendidikan politik kepada pemilih agar cerdas dalam memilih.

“Saya memberikan pendidikan politik untuk kecerdasan masyarakat memilih. Saya katakan, kenali dengan baik colon presiden, DPD, DPR RI dan lainnya. Bila sudah merasakan (bagaimana) pengalamannya dengan pilihan yang lama, jangan diulangi lagi (di periode ini). Pilih figur yang baru,” kata Latumahina di Ambon, Selasa (26/02/19).

Baca Juga: Terpilih Pimpin AMPI Maluku, Ini Pesan Said Assagaff Untuk Yusry Mahedar

Dia mengatakan, sebagian besar masyarakat mengeluhkan tentang figur-figur yang mereka pilih pada pemilu-pemilu sebelumnya. Dimana, pilihan mereka itu setelah terpilih dan duduk di parlemen tidak pernah kembali kepada konstituennya.

“Mereka baru datang lagi (kepada masyarakat/konstituen) setelah lima tahun terpilih. Masyarakat menyesal. Yang ada penyesalan terhadap sebuah harapan pemilih yang tidak terpenuhi,” katanya. Latumahiana menegaskan, optimis dirinya dapat menjaring suara dari empat kelompok pemilih, lantaran dibantu oleh mesin Partai Golkar dan Komunitas Mata Merah.

“Partai Golkar sudah menetapkan satu-satunya calon mereka di DPD RI, Fredy Latumahina yang mantan pengurus Golkar,” ujarnya. Sementara Komunitas Mata Merah diyakininya tersebar di semua kabupaten/kota di Maluku.

Saat ini, ada empat kelompok pemilih yang populer pada pemilu 2019, yakni kelompok rasional (pemilih cerdas), kelompok tradisional (pemilih fanatik), kelompok pemula (pemilih mengambang), dan kelompok komando (pemilih yang dikomandoi/diarahkan, misalnya keluarga TNI/Polri.

Baca Juga: Golkar Taliabu Optimis Raih Kemenangan 60 Persen di Pileg 2019

Fredy Latumahina mengatakan, dirinya yakin dari 29 calon anggota DPD RI periode 2019 -2024 daerah pemilihan Maluku, semuanya memiliki tingkat elektabilitas masing-masing.

“Apakah itu incombent atau calon yang baru, semuanya punya pengalaman. Incumbent sudah berbuat, tinggal kita yang mau (berbuat). Pada akhirnya, kita lihat Tuhan memilih siapa untuk mewakili Maluku lima tahun ke depan ,”ujarnya. [beritabeta]

fokus berita : #Freddy Latumahina


Kategori Berita Golkar Lainnya