27 Februari 2019

Berita Golkar - Akbar Tanjung mengatakan, hati kecilnya merontak dan melawan ketika hasil survey dua bulan lalu menunjukkan, dukungan suara Partai Golkar secara nasional cenderung menurun.

"Hasil survey dua bulan lalu yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan, dukungan suara secara nasional terhadap Partai Golkar cenderung menurun. Hati kecil saya melawan dan merontak. Kalau begini terus, saya lebih baik turun langsung," kata Akbar Tanjung ketika memberikan pidato politiknya kepada ribuan kader Golkar di Atambua, Rabu (27/2/2019).

Baca Juga: 

Akbar Tanjung mengatakan, hasil survey dua bulan lalu oleh Litbang Kompas menunjukkan, dukungan suara secara nasional terhadap Partai Golkar cenderung menurun dengan prosentase 6,01 persen. Golkar berada di urutan ke empat setelah PDI-P, Gerindra dan PKB.

Kondisi ini membuat Akbar Tanjung galau dan merasa tidak iklas Golkar berada di posisi ke empat. "Saya tidak iklas Golkar berada di urutan ke 4. Golkar mesti yang kedua,"ungkap mantan Ketua DPR RI Periode 1999-2004 ini.

Politisi berusia 73 tahun ini mengatakan, kondisi Golkar yang cenderung menurun itu menggugah hatinya untuk turun langsung ke daerah-daerah.

Ia menyurati Ketua Umum Partai Golkar untuk meminta agar ia terjun langsung membangun konsolidasi agar Partai Golkar kembali ke posisi kedua. Setelah permintaannya di setujui Ketua Umum, Akbar Tanjung mulai bersafari ke sejumlah provinsi di Indonesia. Dia sudah berkunjung ke 16 provinsi dan NTT merupakan provinsi ke-16 ia melakukan konsolidasi.

Hasil konsolidasi di sejumlah provinsi selama ini telah membuahkan hasil dan saat ini Golkar bertengger di urutan ketiga setelah PDI-P dan Gerindra.

Bagi Akbar Tanjung, hasil ini belum apa-apa karena bisa saja partai lain merebut posisi itu. Kata Akbar, ada dua partai yang selalu diwaspadai Partai Golkar yakni Partai Gerindra dan Nasdem. Ia mewanti-wanti para kader Golkar di NTT agar selalu melihat pergerakan dua partai kompetitor tersebut.

Akbar Tanjung meminta kepada seluruh kader agar terus merapatkan barisan, satukan hati dan tekad untuk meraih kemenangan.

Baca Juga: Sambangi Kalsel, Akbar Tandjung Puji Spirit dan Soliditas Kader

Jika suara untuk partai golkar menang di kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia maka akan berpengaruh pada kenaikan suara tingkat nasional. Saat ini Partai Golkar memiliki 91 kursi di DPR RI.

Para kader diharapkan melakukan beberapa hal yakni, tingkatkan konsolidasi sampai ke basis-basis masyarakat serta membangun dan memperkuat soliditas.

Dengan demikian bisa mendongkrak perolehan suara golkar pada pemilu 2019 dan bila perlu menjadi pemenang. "Syukur-syukur kita menjadi pemenang tapi paling tidak kita kembali ke urutan dua besar di Indonesia," harap Akbar. [tribunnews]

fokus berita : #Akbar Tandjung


Kategori Berita Golkar Lainnya