04 Maret 2019

Berita Golkar - Tenaga ahli kedeputian IV membantah akun di media sosial yang beralamat @NgabalinAli merupakan akun pribadinya. Pasalnya, akun media sosial tersebut sedang menjadi perbincangan di dunia maya, gara-gara mencuit ulang konten dewasa yang dianggap tidak patut. Di dalam tangkapan gambar (screen capture) yang beredar di media sosial, konten asusila itu dicuit ulang pada lima hari yang lalu.

Menurut Ali, ada pihak-pihak tertentu yang menggunakan identitasnya untuk membuat akun di media sosial. "Ada beberapa akun Twitter yang menggunakan foto dan nama saya. Bahkan, nomor telepon saya juga. Itu yang saya tidak tahu," kata Ngabalin ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Senin (4/3).

Baca Juga: Ali Mochtar Ngabalin Klaim Jokowi Serius Kembalikan Uang Dari Luar Negeri

Ia menjelaskan apa yang menimpa dirinya merupakan serangan pribadi. Terakhir, ia sempat diisukan menderita penyakit stroke. Ngabalin justru merasa heran mengapa ada pihak yang terus ingin menjatuhkan dirinya. Apakah Ngabalin akan melaporkan perbuatan itu ke polisi? Lalu, apakah alamat akun itu masih aktif di dunia maya?

1. Ali Ngabalin sadar tahun ini adalah tahun politik sehingga ia sering diserang
Menurut Ngabalin, akun Twitter yang beralamat di @NgabalinAli bukan miliknya. Walaupun di sana tertulis sudah terdapat hampir 13 ribu pengikut. Sementara, akun itu mengikuti 602 akun Twitter lainnya.

Ia menegaskan, lantaran tahun ini adalah tahun politik, maka berbagai pihak akan menyerangnya dengan beragam cara. "Tahun ini, bulan ini, orang pasti akan menyerang kita dari berbagai arah," kata dia.

Selain akun @NgabalinAli, ada pula akun lainnya yakni @ali_ngabalin. Akun tersebut dibuat pada Juni 2015 dan memiliki 911 pengikut. Tapi, akun itu juga dibantah oleh Ngabalin miliknya.

2. Ali Ngabalin tidak memiliki staf khusus untuk menangani akun di media sosial
Kepada media, Ali Ngabalin membantah memiliki staf khusus untuk menangani akun miliknya di media sosial. Bahkan, ia sudah menutup di media sosial sebab peristiwa serupa sudah pernah terjadi di tahun 2018 lalu.

"Saya memang tidak punya asisten dan staf yang mengelola semacam ini. Makanya, tiga bulan yang lalu saya tutup untuk menghindari hal-hal semacam itu," kata politisi Partai Golkar tersebut.

Ia menjelaskan terlalu bodoh apabila orang yang dikenal oleh publik seperti dirinya tetapi melakukan tindakan ceroboh dengan mencuit ulang hal-hal seperti konten asusila. "Terlalu tolol itu namanya. Masak begitu (cara saya memperlakukan media sosial)?," kata dia lagi.

3. Ali Ngabalin tidak akan melapor ke polisi soal isu konten asusila
Saat ditanyakan apakah ia hendak melaporkan kasus itu ke polisi, Ali enggan melakukannya. Ngabalin mengaku menghadapi semua isu dan rumor biasa saja.

Baca Juga: Viral Foto Ali Mochtar Ngabalin Sakit Stroke dan Dirawat, Benarkah?

"Tidak ada (niat untuk melaporkan ke polisi). Ada orang yang menyebut saya stroke dan lain sebagainya. Saya hadapi dengan biasa saja. Saya kan melekat dengan Presiden dan Istana, maka saya harus tenang," kata dia.

4. Akun @NgabalinAli terlihat sudah ditutup
Dikutip dari IDN Times yang memeriksa isi lini masa di akun @NgabalinAli, apakah terdapat konten dewasa seperti yang beredar di media sosial. Sayangnya, ketika dicek, akun itu sudah tidak lagi aktif. Akun @NgabalinAli juga belum diverifikasi oleh Twitter sehingga tidak bisa dibuktikan keasliannya.

Gara-gara isu ini, tagar dengan nama Ngabalin sempat trending di Twitter. Warganet pun sibuk membanjiri akun tersebut dengan komentar mereka. [idntimes]

fokus berita : #Ali Mochtar Ngabalin


Kategori Berita Golkar Lainnya