04 Maret 2019

Berita Golkar - Calon-calon anggota legislatif (caleg) petahana dari daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tengah diprediksi akan kembali melenggang ke Senayan. Temuan survei Y-Publica menunjukkan elektabilitas mereka berada di lima besar, yaitu Muhidin M Said (15,4 persen), Ahmad HI Ali (12,1 persen), Supratman Andi Agtas (7,1 persen), dan Rendy Affandy Lamadjido (4,4 persen).

Sejumlah caleg pendatang baru bakal menantang, dengan latar belakang mantan kepala daerah dan senator DPD. Sebut saja Piet Inkiriwang, mantan bupati Poso (4,1 persen), mengungguli sesama caleg Demokrat yang mantan bupati Morowali, Anwar Hafid (2,5 persen). Lalu ada mantan walikota Palu yang maju dari Nasdem, Rusdi Mastura (3,1 persen).

Baca Juga: Airlangga Hartarto Minta Caleg Golkar Sulteng Kerja Keras Raup Suara Sebanyak-banyaknya

Dua orang anggota DPD asal Sulteng mengadu peruntungan melalui jalur DPR. Mereka adalah Nurmawati Dewi Bantilan dengan bendara Golkar (2,8 persen) dan Delis Julkarson Hehi dari Hanura (1,1 persen). Ada pula dinasti Limpo, Habsa Yanti Ponulele (2,4 persen) dan anggota DPRD Provinsi yang berupaya naik kasta yaitu Matindas J Rumambi dari PDIP (1,4 persen).

“Yang menarik, di antara partai-partai politik (parpol) baru, hanya caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang elektabilitasnya tinggi,” ungkap Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam siaran pers di Jakarta, pada Senin (4/3). Yusuf Lakaseng meraih elektabilitas 4,9 persen, memberi kemungkinan PSI dapat merebut satu kursi dari dapil Sulteng.

“Mantan caleg DPR yang pindah partai dari Hanura ke PAN, Sarifuddin Suding hanya meraih elektabilitas 2,1 persen,” lanjut Rudi.
Selebihnya adalah caleg dengan latar belakang pengusaha, seperti Amalya Murad dari Gerindra (0,9 persen), Wisnu Wahyudin Pettalolo dari Golkar (0,6 persen), dan Hendrik Gary Lyanto dari Gerindra (0,3 persen).

Ada pula sekretaris jenderal Wanita Islam Alkhairaat Sakinah Aljufri dari PKS (0,8 persen) dan ketua bidang pertanian PPP Asgar Ali Djuhaepa (0,5 persen). Dari PSI ada dua nama lagi, yaitu Megawati (0,4 persen) dan Wirda (0,1 persen).

Baca Juga: Muhidin M. Said Dorong Kemenhub Segera Tetapkan Lokasi Bandara Baru Bali di Buleleng

“Sisanya masih ada 26,6 persen belum menentukan pilihan,” pungkas Rudi.

Survei Y-Publica dilakukan pada 21-30 Januari 2019 di dapil Sulawesi Tengah. Dalam Pileg 2019, dapil Sulteng mendapat alokasi 7 kursi. Jumlah responden sebanyak 800 orang mewakili tiap kecamatan. Sampel dipilih secara acak bertingkat, dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [elshinta]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya