05 Maret 2019

Berita Golkar - Adies Kadir, anggota DPR RI yang juga caleg DPR dari Partai Golkar Dapil 1 (Surabaya-Sidoarjo) memberi perhatian serius terhadap masalah surat Ijo. Tanah yang telah dihuni puluhan tahun hingga saat ini hanya bersurat ijo tanpa sertifikat tanah.

Adies yang juga anggota komisi III DPR RI ini akan terus mengupayakan ke pemerintah pusat agar mengeluarkan kebijakan pelepasan surat Ijo secara gratis. "Seperti sertifikasi tanah secara gratis yang menjadi Program Pak Presiden Jokowi. Surat Ijo kenapa tidak bisa demikian. Pasti bisa," ungkap Adies di Surabaya, Selasa (5/3/2019).

Baca Juga: Elektabilitas Caleg DPR Dapil Jatim I, Adies Kadir Peringkat 6 Di Bawah Ahmad Dhani

Sertifikasi gratis itu prElektabilitas Caleg DPR Dapil Jatim I, Adies Kadir Peringkat 6 Di Bawah Ahmad Dhaniogram yang sangat membantu masyarakat di tingkat bawah dalam memiliki sertifikat tanah. Adies menegaskan bahwa Jokowi harus mendengar suara masyarakat Surabaya yang telah menempati lahan surat Ijo hingga puluhan tahun.

Bahkan ada yang sampai beranak pihak, anak-cucu. "Mereka masih harus membayar sewa. Aneh jika ingin mengajukan pelepasan lahan surat Ijo itu harus membeli dengan membayar lagi seperti tanah baru,” ungkap Adies. Sekertaris Fraksi Golkar DPR RI ini menuturkan dirinya terus memperjuangkan agar melepaskan tanah surat Ijo. Polemik surat Ijo yang bikin kaget. Fenomena Surat Ijo ini terus berkepanjangan.

Jika membayar pun harus ada kebijakan untuk keringanan karena masyarakat Surabaya sangat membutuhkan hak milik atas tanah itu. “Saya bersama masyarakat dan tokoh-tokoh surat Ijo terus berupaya untuk mendapatkan penyelesaian permasalahan surat Ijo, bahkan sudah beberapa kali bertemu di komisi 2 DPR RI juga dihadiri BPN," tandas Adies.

Baca Juga: Ratusan Koordinator Forum Kekaryaan Surabaya Siap Menangkan Adies Kadir

Adies Kadir menambahkan program sertifikasi tanah secara gratis merupakan program Presiden Jokowi yang sudah jelas dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sampai ke tingkat bawah. Artinya Presiden membuka kran sebesar-besarnya untuk melepas hak-hak tanah masyarakat.

"Diharapkan Presiden Jokowi juga bisa memberlakukan itu pada pemegang surat Ijo. Ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ada sebanyak 46.811 pemegang surat Ijo," tandas Adies. Pemegang surat Ijo selama puluhan tahun menahan diri. Mereka tinggal di kampung tersebut. Ada kepastian, mereka ingin tinggal di atas lahan tanpa memiliki hak kepemilikan atas lahannya. [tribunnews]

fokus berita : #Adies Kadir


Kategori Berita Golkar Lainnya