08 Maret 2019

Berita Golkar - Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Joko Widodo - Ma'ruf Amin Sulsel menerima keluhan dari tim tingkat kabupaten/kota. Keluhan itu tentang Calon Legislatif (Caleg) dari koalisi yang masih tak mengkampanyekkan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Memang, ada keluhan-keluhan dari kawan-kawan TKD kabupaten/kota bahwa Caleg-caleg dari partai itu perlu lebih diintensifkan kinerja dan pergerakannya. Ketika melakukan sosialisasi agar sekaligus juga mengoptimalkan sosialisasi tentang Jokowi - Ma'ruf," terang ketua TKD KIK Jokowi - Ma'ruf Sulsel, Syamsul Bahchri, Jumat (08/03/2019).

Baca Juga: AMPI Sulsel Ditantang Tunjukan Eksistensi dan Telurkan Karya-Karya Positif

Atas keluhan yang diterima dari tim di kabupaten/kota itu, maka TKD Provinsi menurut Syamsul akan menyampaikan hal itu ke pimpinan partai dari Caleg yang dimaksud. Dia berharap, setelah ada laporan, partai bisa memberikan instruksi tegas kepada Calegnya.

"Tentu ini nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan partai masing-masing untuk menegaskan peran caleg memenangkan Jokowi-Ma'ruf di wilayahnya masing-masing. Perlu ada instruksi yang tegas dari partainya masing-masing," pungkas dia.

Politikus Golkar itu menyebut jika Caleg itu bukan berarti tidak bekerja untuk menyosialisasikan. Hanya saja kurang massif.

Baca Juga: Suami Bupati Luwu Utara, Muhammad Fauzi Diprediksi Lolos Ke Senayan

"Sebenarnya bukan tidak kerja. Hanya saja tidak maksimal. Pikiran para caleg itu bercabang. Pertama dihantui dengan parliamentary treshold, kedua dia bisa lolos atau tidak sebagai caleg, baru mikirin yang lain, yaitu Pilpres," pungkas dia.

Sekadar diketahui, Jokowi - Ma'ruf diusung dan didukung oleh sejumlah partai, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PKPI, Perindo, dan PSI. [sindonews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya