16 Maret 2019

Berita Golkar - Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur memiliki wisata cukup banyak, diantaranya yang menonjol adalah wisata berbasiskan sejarah dan budaya.

Hal tersebut disampaikan pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pemuda, olah raga, budaya, parawisata dan ekonmi kreatif, Hetifah Sjaifudian pada acara Bimbingan Teknis Program Kemitraan DPR RI dengan tema ‘Pengembangan Potensi Wisata Sejarah dan Budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Grand Fatma Hotel, Tenggarong, Kamis (14/3).

Baca Juga: Hetifah Dorong Kaum Muda Samarinda Jadi Pengusaha Ekonomi Kreatif

Dikatakan politisi senior Partai Golkar tersebut, pariwisata sejarah dan budaya ini menjadi kekuatan Kukar. Namun, Kukar juga mempunyai potensi sport tourism (wisata olahraga).

“Atlet kita juga berprestasi di ajang Asian Games. Fasilitas olahraga kita juga cukup memadai untuk menunjang prestasi atlet. Ya, tidak kalah lah dengan Jakabaring di Palembang,” ujar Hetifah yang juga wakil rakyat dari Dapil Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara itu.

Sementara itu, Kapala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Sri Wahyuni, mengatakan keinginannya untuk menjadikan Kutai Kartanegara sebagai pusat wisata budaya.

Menurut Sri, di Kutai Kartanegara terdapat berbagai bermacam suku seperti Melayu, Dayak dan suku lain yang ada di nusantara. “Destinasi kita disini wisata berbasis budaya. Ini menjadi daya tarik tersendiri. Meski 2011 Jembatan Kukar roboh, tapi tidak mengurangi jumlah wisatawan ke Kukar,” kata Sri.

Dilla Pratiyudha yang juga menjadi pembicara dalam bimbingan tersebut mengatakan, Kutai Kartanegara memiliki potensi wisata yang cukup banyak.

Baca Juga: Eratkan Persatuan, Hetifah Minta ASN Balikpapan Amalkan 4 Pilar MPR

Kerajinan tangan yang diproduksi usaha kecil bisa turut memperkaya potensi wisata Kutai Kartanegara. “Kerajinan-kerajinan tangan cukup banyak. Ini bisa dijual juga ditempat-tempat wisata,” demikian Dilla Pratiyudha [beritalima]

fokus berita : #Hetifah Sjaifudian


Kategori Berita Golkar Lainnya