16 Maret 2019

Berita Golkar - Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid (NH) yang tiba di Tana Toraja dalam rangka Konsolidasi dan Pemantapan Partai Golkar di kantor DPD II Tana Toraja, Sabtu (16/3). Dimana politisi Golkar tersebut menolak keras konsep wisata halal di Toraja yang diterapkan oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Nurdin Hali bersama Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara membuat pernyataan Partai Golkar Tana Toraja menolak wacana wisata halal.

Baca Juga: Survei SSI Menangkan Prabowo-Sandi di Sulsel, Ini Kata Nurdin Halid

Ia juga menyatakan bahwa besok, Minggu (14/3), akan mengeluarkan pernyataan sikap partai Golkar Provinsi untuk menolak gagasan pemerintah provinsi (Pemprov) tentang wacana wisata halal.

"Jika ada anggota partai-partai golkar yang menyetujui wisata halal khususnya di tana toraja dan toraja utara maka dia akan berhadapan dengan partai golkar. Masyarakaat mengenal makanan halal bukan wisata halal, andai di Makassar bikin hotel halal pasti akan di demo masyarakaat Se-Sulsel, karena pemimpin tidak paham dan mengerti budaya daerah serta karakteristik orang Toraja, " ucap Nurdin Halid.

Nurdin Halid menyebut ide wisata halal tidak sesuai dengan tatanan masyarakaat Toraja, yang hidup dengan rasa tolerasi tinggi serta adat istiadat dan kebudayaan yang sudah turun temurun dipertahankan.

Menurut dia, Toraja dikenal karena adat istiadat dan budayanya, ditambah lagi dengan pemandangan alamnya yang indah. Keunggulan ini harus dipertahankan sebagai keunikan yang tidak dimiliki daerah lain.

Baca Juga: Nurdin Halid Targetkan Golkar Luwu Utara Raih 12 Kursi DPRD

"Wacana wisata halal sangat tidak cocok diterapkan di daerah dengan keunikan budaya seperti Toraja ini. Jika ada yang mau dirikan wisata halal, maka itu adalah pemimpin yang tidak memahami adat dan budaya masyarakat Toraja" tutup Nurdin. [kumparan]

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya