19 Maret 2019

Berita Golkar - Nama Partai Golongan Karya (Golkar) mungkin sudah tidak asing lagi di telingah Anda. Dilansir dari laman www.golkar.or.id, awal mula kehadiran partai berlambang pohon beringin ini pada Tahun 1964 atau di akhir masa kepemimpinan presiden Soekarno.

Kemunculannya bermula dengan adanya pembentukan Sekretarian Bersama (Sekber) Golkar yang didirikan golonga militer, khususnya perwira Angkatan Darat (seperti Letkol Duhardiman dari SOKSI).

Baca Juga: Survei Indikator di Sulsel, Gerindra Geser Posisi Golkar Di Puncak Elektabilitas

Di dalam Sekber Golkar tergabung sejumlah organisasi pemuda, wanita, sarjana, buruh, tani dan nelayan. Ketua pertama Sekber Golkar, Brigadir Jenderal (Brigjen) Djuhartono sebelum digantikan Mayor Jenderal (Mayjen) Suprapto Sukowati lewat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I, Desember 1965.

Di usianya yang memasuki 55 tahun (2019), partai ini bersaing dengan 19 partai lainnya dalam kontestasi politik Pemilu 2019. Namun, tahukah Anda, nama partai yang identik dengan warna kuning ini rupanya telah diabadikan menjadi nama jalan di salah satu kawasan pusat kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulsel.

Baca Juga: Wow! Sherly Farouk Sudah Sambangi 80 Dari 115 Kelurahan Di Dapil Makassar A

Tepatnya di sekitar kawasan anjungan Pantai Losari Makassar. Yaitu Jl Golkar, Kelurahan Losari, Kecamatan Ujungpandang, Makassar. Jl Golkar menguhubungkan antara Jl Yosep Latumahina dan Jl Durian. Pantauan di lokasi, Selasa (19/3/2019) siang, saat memasuki jalan ini, anda disambut nama papan jalan Jl Golkar.

Di sepanjang Jl Golkar terdapat empat jalan setapak pemuikan warga. Ketiganya Jl Bunguru, Jl Cemp, Jl Kemiri dan Jl Mangga. Lebar jalan Golkar dapat dilalui kendaraan mini bus. Jaraknya dari anjungan Pantai Losari Makassar hanya berkisar 700-1000 meter [tribunnews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya