21 Maret 2019

Berita Golkar - Politikus Golkar Erwin Aksa memutuskan untuk dukung Prabowo-Sandiaga. Dia pun menanggalkan jabatannya sebagai ketua DPP Golkar karena partainya dukung Jokowi-Ma'ruf.

Erwin mengaku telah bertemu dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (Ical).

Baca Juga: Andi Rukman Nurdin Gantikan Posisi Erwin Aksa di DPP Partai Golkar

"Saya mengajukan surat pengunduran diri secara resmi saya sampaikan kepada ketua umum di rumah beliau diterima langsung oleh beliau. Demikian juga saya sampaikan kepada dewan pembina, Pak Aburizal Bakrie. Saya sampaikan resmi dan juga saya menyurat kepada beliau. Saya kira saya menyampaikan sesuai mekanisme di dalam Golkar," jelas Erwin ditemui di Kementerian Kemaritiman, Jakarta, Rabu (20/3).

Erwin menjaga persahabatan dengan Sandiaga. Dia tak ingin persahabatan yang sudah lama menjadi retak hanya karena perbedaan politik.

Dia juga membantah kalau dukungannya ini 'take and gift'. Dia menegaskan, tak ada tawaran menteri dari BPN Prabowo-Sandiaga.

"Ah saya enggak ada pembicaraan seperti itu," tambah Erwin.

Erwin menambahkan, dirinya dan Sandi sudah dekat sebagai sama-sama pengusaha muda di HIPMI. Dalam organisasi itu, dia menekankan, yang paling penting adalah persahabatan.

Baca Juga: Mahyudin Nilai Golkar Rugi Bila Sampai Erwin Aksa Pindah Partai

"Di HIPMI kami selalu mengutamakan namanya pertemanan persahabatan. Itu menjadi satu filosofi utama dalam organisasi HIPMI. Jadi itulah yang saya utamakan dan saya sampaikan kepada teman-teman," jelas Erwin.

Erwin mundur dari pengurus Golkar. Tapi tetap menjadi kader. Dia berharap, ke depan masih menjadi Partai Golkar.

"Dan posisi saya sudah digantikan oleh Saudara Andi Lukman yang juga sahabat saya. Saya kira apa namanya, Golkar masih jadi partai yang besar. Yang sangat saya cintai. Dan kita berharap Golkar berhasil dalam pemilu esok ini," tutup dia. [merdeka]

fokus berita : #Erwin Aksa


Kategori Berita Golkar Lainnya