21 Maret 2019

Berita Golkar - Politisi senior Partai Golkar asal Aceh, H Marzuki Daud, mengadukan Anggota DPR RI, H Firmandez SE, ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana pengaduan palsu. Kuasa hukum Marzuki Daud, Zulfadillah SH dari Kantor Hukum KHP Law Firm, mengatakan hal itu di Jakarta, Rabu (20/3).

“Benar kita sudah laporkan saudara Firmandez ke Bareskrim, dan penyidik juga sudah memeriksa Bapak Marzuki Daud pada awal Maret 2019,” ujar Zulfadillah.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat giliran Firmandez yang akan dipanggil penyidik Polri dan diharapkan kasus ini segera dituntaskan. “Saya melihat Bareskirim sangat serius menangani perkara ini,” kata Zulfadillah.

Baca Juga: Firmandez Siap Terus Perjuangkan Aspirasi Rakyat Aceh

Pengaduan terhadap Firmandez ini dikatakan Zulfadillah didasarkan pada pelanggaran Pasal 317 Jo 220 perihal Tindak Pidana Pengaduan Palsu. Zulfadillah mengatakan, Firmandez sebelumnya melaporkan Marzuki Daud ke Polda Metro Jaya atas tuduhan tindak pidana pemalsuan surat dan melanggar Pasal 263 KUHP.

“Tapi kemudian penyidik tidak menemukan adanya peristiwa pidana dari laporan tersebut. Polda Metro mengeluarkan Surat Penghentian Penyelidikan atau SP3, tanggal 12 Maret 2019,” ujar Zulfadillah.

Sebelumnya juga, lanjut Zulfadillah, Bareskrim Polri telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan Perkara (SP3) No:SPPP/16/III/2018/Dit. Tipidum tanggal 16 Maret 2018 atas laporan Firmandez dalam kasus yang sama.

“Karena laporan Firmandez itu tidak terbukti, maka kami balik melaporkan yang bersangkutan ke Bareskrim Polri, telah melakukan pengaduan palsu,” tukas Zulfadillah.

Secara terpisah kader senior Partai Golkar yang juga tokoh senior Pemuda Pancasila (PP), Djasrul Agam alias Agam menyatakan, konflik dalam tubuh Golkar Aceh antara Marzuki Daud dan Firmandez harus segera diselesaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Kecewa Pada Airlangga, Kader Golkar Aceh Ancam Membelot Dukung Prabowo

“Sebab kalau tidak, kursi Golkar di Dapil 2 Aceh akan kosong dan ini sangat merugikan partai. Sebagai senior Golkar saya tidak mau partai ini hancur di Aceh,” ujar Djasrul Agam.

Djasrul juga mengingatkan Ketua Golkar Aceh TM Nurlif untuk turun tangan secepatnya menyelesaikan konflik internal ini. [tribunnews]

fokus berita : #Marzuki Daud


Kategori Berita Golkar Lainnya