25 Maret 2019

Berita Golkar - Kementerian Sosial (Kemsos) sudah mengucurkan sebesar Rp 3,4 miliar menanggulangi bencana banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Kemsos juga memberikan santunan Rp 15 juta bagi korban meninggal.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Agus Gumiwang, Senin, usai memimpin upacara HUT ke-15 Taruna Siaga Bencana (Tagana), di Tagana Training Center, Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin (25/3).

Baca Juga: Agus Gumiwang Salurkan Bantuan 28 Miliar Rupiah Untuk 17 Ribu Keluarga di Sikka

"Bantuan kami sudah Rp3,4 miliar dari berbagai item bantuan dan tentu kami juga membuka pintu kalau ada kebutuhan yang selanjutnya dibutuhkan (korban banjir bandang) sentani," kata Mensos Agus Gumiwang.

Dia menyebutkan sejauh ini Kemsos sudah mengirim bantuan dalam tiga fase salah satunya dari cluster perlindungan dan pengungsian.

Bantuan tersebut bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat di Sentani, misalnya kebutuhan permakanan melalui dapur umum, tenda, selimut, pakaian dan layanan dukungan psikososial (LDP).

Selain itu, Kemsos juga menyiapkan bantuan santunan sebesar Rp 15 juta bagi masing-masing keluarga yang meninggal akibat banjir bandang tersebut. Sedangkan bagi korban luka mendapatkan bantuan pengobatan di rumah sakit.

Bantuan tersebut diberikan kepada seluruh korban akibat bencana baik korban gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Tsunami di Selat Sunda.

Baca Juga: Agus Gumiwang Serahkan Bantuan Pangan Non Tunai di Lumajang

"Juga santunan masing-masing Rp 15 juta bagi keluarga inti yaitu adalah apabila orang tuanya meninggal atau anaknya meninggal. Korban luka kita bantu pengobatan di Rumah Sakit secara gratis. Semua keluarga yang ditinggalkan oleh keluaraga inti berapapun jumlahnya akan kami berikan bantuannya. Tidak hanya di Sentani di NTB, Sulteng dan Selat Sunda juga," tambah Agus. [beritasatu]

fokus berita : #Agus Gumiwang


Kategori Berita Golkar Lainnya