26 Maret 2019

Berita Golkar - Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) mengaku, keponakannya yakni Erwin Aksa pernah menyampaikan perbedaan sikap politiknya di Pilpres 2019. Namun, kata mantan Ketua Umum Golkar itu, Erwin tak pernah meminta izin untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. "Kalau dia (Erwin) minta izin dulu, saya pasti tidak kasih izin," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/3).

Baca Juga: Aburizal Bakrie Tak Permasalahkan Dukungan Erwin Aksa Untuk Prabowo-Sandiaga

Sikap politik Erwin bertolak belakang dengan ayahnya, Aksa Mahmud dan JK yang mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Erwin Aksa mendukung Prabowo-Sandiaga dengan alasan persahabatan. JK pun menerima alasan Erwin. Sebab, selama ini keluarga besarnya selalu menekankan persahabatan itu seumur hidup. Sedangkan politik hanya lima tahun. "Karena sudah lazim, tiap lima tahun pasti berubah-ubah sikap," tegas JK.

JK kemudian mencontohkan terkait Partai Golkar yang pada Pilpres 2014 mendukung Prabowo-Hatta Rajasa. Namun, Lima tahun kemudian partai berlambang pohon beringin itu meninggalkan Prabowo dan mendukung Jokowi-Ma'ruf. Oleh karena itu, JK mengaku tak ingin persahabatan Erwin dan Sandiaga Uno rusak karena perbedaan pilihan politik lima tahunan. Karena itu, dia tidak mempermasalahkan dukungan Erwin kepada Prabowo-Sandiaga.

Baca Juga: Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Mengaku Sudah Izin Airlangga dan Aburizal

"Karena ingin persahabatannya dengan Sandi langgeng, ya silakan saja. Itu demokrasi dan juga memang, saya yang mengajarkan persahabatan itu penting dari pada politik ini," pungkasnya. [jawapos]

fokus berita : #Jusuf Kalla


Kategori Berita Golkar Lainnya