02 April 2019

Berita Golkar - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati, sudah mengajukan pengunduran diri sebagai ASN kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Ratu Ati memilih mengakhiri karir birokratnya, karena akan maju sebagai calon Wakil Wali kota Cilegon sisa masa jabatan 2016-2021.

Baca Juga: Siapa Beruntung Dampingi Edi Ariadi Jadi Wakil Walikota Cilegon?

Setelah mengajukan pengunduran diri, Ratu Ati juga langsung berpamitan dengan semua pegawai di Bappeda Kota Cilegon. Ratu Ati mundur dari ASN karena dirinya diusung oleh Partai Golkar untuk menduduki kursi Wakil Wali kota Cilegon mendampingi Edi Ariadi

"Saya mundur dari ASN karena untuk memenuhi mekanisme terkait pendaftaran calon wakil wali kota. Saya mendengar mulai hari ini sampai dengan hari Kamis pendaftaran sudah dibuka," kata Ratu Ati kepada awak media di Kantor Bappeda Kota Cilegon, Selasa (2/4/2019).

Ratu Ati yang merupakan kakak kandung Iman Ariyadi ini meminta do'a dan dukungan, terkait pencalonan dirinya sebagai Wakil Wali kota Cilegon sisa masa jabatan 2016-2021.

"Yang paling penting adalah meminta do'a dan dukungan dari teman-teman media, mudah-mudahan proses nanti saat mekanisme ini terus berjalan sampai nanti pada tahap pemilihan berjalan sesuai dengan aturan dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," ungkap dia.

Ratu Ati relah meletakan jabatannya sebagai Kepala Bappeda Kota Cilegon, demi melanjutkan pembangunan di kota baja tersebut.

Baca Juga: Golkar Cilegon Tak Kaget Partai Koalisi Ramai-Ramai Calonkan Wakil Walikota Sendiri

"Ibu melakukan pengunduran diri karena ingin melanjutkan proses pembungunan kota Cilegon dari sisa waktu yang ada. Mudah-mudahan kalau Allah meridhoi dari cita-cita ini, ibu bisa melanjutkan membantu Pak Edi selaku wali kota untuk menyelesaikan target-target RPJMD kota Cilegon yang masih tersisa," pungkasnya [titiknol]

fokus berita : #Ratu Ati Marliati


Kategori Berita Golkar Lainnya