04 April 2019

Berita Golkar - DPR mendorong Pemerintah, melalui Bulog, mempercepat upaya penyerapan gabah petani. Penyerapan ini penting agar petani tidak rugi akibat harga gabah yang anjlok. Saat ini, mayoritas petani sedang panen raya. Sayangnya, harga gabah malah turun.

Melihat kondisi ini, Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak Bulog mempercepat penyerapan gabah petani. Agar harga gabah kembali stabil dan menguntungkan petani.

Baca Juga: Rugikan Masyarakat, Endang Srikarti Handayani Kritik Pelayanan Bank Mandiri

Anggota Komisi IV DPR Endang Srikarti Handayani mendukung ajakan Kementan ini. “Kalau sudah ada ajakan menyerap gabah hasil panen milik petani, itu kan bentuk kepedulian Pemerintah untuk menstabilkan lagi harga gabah. Upaya ini harus kita dukung,” kata politisi Partai Golkar ini, di Jakarta, kemarin.

Endang memandang, sejauh ini Kementan berhasil menjalin relasi yang baik dengan para petani di seluruh Indonesia. Karenanya, Kementan tidak mungkin mengabaikan nasib dan kesejahteraan petani.

“Pemerintah sudah serius dan fokus pada kesejahteraan petani. Apalagi kondisi sekarang sudah kelihatan ada permintaan Menteri Pertanian supaya dilakukan penyerapan gabah besar-besaran,” ucapnya.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman memang meminta Bulog segera menyerap gabah petani di panen raya ini. “Kami minta Bulog, jangan biarkan petani rugi. Bulog harus menyerap tanpa batas. Artinya, gabah yang ada harus diserap sebanyak-banyaknya. Kami juga sudah koordinasi dengan BUMN agar bekerja secara cepat," ujarnya saat panen dan serap gabah petani, di Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Indramayu, Jawa Barat, kemarin.

Amran juga berpesan agar Bulog membeli gabah kering petani di harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 4.070 per kilogram atau di atas itu. Keputusan ini sudah mutlak karena instruksi langsung dari Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Dengan begitu, harga gabah di tingkat petani diharapakan kembali stabil.

Baca Juga: Endang Srikarti Handayani Gelontorkan Pupuk Murah Bagi Para Petani di Lereng Merapi

Di kesempatan itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andir meminta aparat Bulog daerah menindaklanjuti arahan Dirut Bulog Budi Waseso yang telah menginstruksikan jajarannya berkeliling ke daerah untuk meninjau sekaligus menyerap gabah dari tingkat petani sesuai HPP. Buwas sebelumnya menegaskan akan menyerap gabah petani dengan harga Rp 4.100 per kilogram. “Kita harapkan instruksi beliau direspons secara cepat oleh jajaran di bawahnya,” kata Boga. [rmco]

fokus berita : #Endang Srikarti


Kategori Berita Golkar Lainnya