04 April 2019

Berita Golkar - Suhu politik kian memanas jelang Pemilu 2019. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengimbau ulama dan santri agar menjadi penyejuk di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Bamsoet usai acara Istiqhosah Forum Kiai dan Santri Kabupaten Kebumen (FKSK), di Hotel Mexolie Kebumen, Jawa Tengah.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Minta Ulama dan Santri Jadi Penyejuk

Menurutnya, pemuka agama harus peduli dan menjadi teladan membangun hubungan yang baik antar sesama manusia. “Hubungan secara vertikal manusia kepada Allah dan hubungan secara horizontal sesama manusia harus dijalankan dengan selaras," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 April 2019. 

Politikus Golkar itu mengingatkan agar peserta Pemilu 2019 menunjukkan moral yang beradab kepada masyarakat.

"Ingat, sebagai makhluk paling sempurna yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa, manusia seharusnya menunjukkan perilaku yang beradab. Bukan perilaku yang merusak dan tidak bermoral,” katanya.

Selain itu, Bamsoet juga mengapresiasi Deklarasi Seribu Kiai dan Santri Kabupaten Kebumen mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin (Jokowi-Amin) pada Pilpres 2019.

Dukungan tersebut bentuk kecintaan dan apresiasi para kiai dan santri atas berbagai capaian yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Acara dihadiri oleh Kiai Nasir Ghozali (Pondok Pesantren Lirboyo Kediri), Kiai Bahmad (Ponpes Pesantren Sarang Kediri), Kiai Badrudin Zein (Pondok Pesantren Sarang Rembang), Kiai Masdar (Pondok Pesantren Api Tegalrejo Magelang), Kiai Mudzakir (Pondok Pesantren Mbendo Pare Kediri), Gus Mahin (Pondok Pesantren Jampes Kediri), Kiai Lutfi Imam (Pondok Pesantren Darusalam Watucongol Magelang), Kiai Agus Susanto (Pondok Pesantren An Nawawi Berjan Purworejo), Kiai Zuhdi Ma'ruf (Pondok Pesantren Nurul Hidayah Kebumen), Gus Fachrudin (Pondok Pesantren Al Kahfi Kebumen), Kiai Juned (Pondok Pesantren Al Huda Jetis Kebumen), Kiai Bustomi (Pondok Pesantren Al Hasani Kebumen), Halimah Nurhayati (Tim Pemenangan Daerah Jokowi - KH Maruf Amin) serta kiai dan santri dari pondok pesantren lain di Kebumen.

Selain itu, Bamsoet juga menilai dukungan yang disampaikan semakin membantah tuduhan pemerintahan Presiden Jokowi anti-Islam. Tuduhan tersebut tidak lebih dari berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech).

“Walaupun banyak didukung oleh para kiai dan santri, pasangan Jokowi-Amin tidak akan menggunakan cara-cara kotor mempolitisasi agama. Karena itu, para pendukung juga harus menjaga kondusifitas masyarakat, sehingga jangan sampai terjadi gejolak apalagi benturan. Kita tunjukan bahwa Islam adalah Rahmatan Lil Alamin,” tutur Bamsoet.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Minta Hentikan Semburan Fitnah Kepada Jokowi dan Prabowo

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga menyampaikan, dukungan yang diberikan harus diwujudkan dengan mencoblos pada 17 April 2019 nanti. Sebab, deklarasi yang dilakukan tidak memastikan kemenangan Jokowi-Amin.

“Pasangan Jokowi - KH Maruf Amin adalah pemimpin yang sudah teruji dan terbukti track recordnya. Kalau sudah ada yang teruji, buat apa pindah ke lain hati. Tanggal 17 April nanti, coblos pasangan Capres Jokowi - KH Maruf Amin, untuk Indonesia yang semakin sejahtera, Indonesia menang, maju bersama,” ucap Bamsoet. [medcom]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya