16 April 2019

Berita Golkar - Bahrul Ulum, calon legislatif nomor urut 1 dari Partai Golkar untuk DPRD Kabupaten Serang di daerah pemilihan Kabupaten Serang 1, sejak hari pertama masa tenang kampanye Pemilu 2019, lebih banyak berkumpul bersama orang tua dan keluarganya di rumah. Hampir setahun ia berikhtiar melakukan sosialisasi, kini tinggal menunggu hasil pemilihan, Rabu, 17 April, besok.

Baca Juga: Bahrul Ulum Minta Sesama Caleg Golkar Banten Seirama dan Saling Menguatkan

Kepada NEWSmedia, pria kelahiran 7 Maret 1976 itupun menceritakan perjalanan kariernya hingga masuk ke dunia politik. Bahrul Ulum mengaku berasal dari keluarga petani pedagang di Kampung Ciguha, Desa Carenang, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

Ia menempuh pendidikan di SDN Carenang III, kemudian melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Manbaussalam, hingga bisa melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Syariah IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan pascasarjana di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Tidak mudah bagi Ulum sehingga bisa sampai menempuh pendidikan setinggi itu. Perjalanan kehidupannya penuh perjuangan dan kesedihan. Ulum merasakan pergi sekolah tanpa mengenakan sepatu dan celana sekolah layaknya anak-anak sekarang. Untuk bisa sampai ke sekolah, Ulum pun terbiasa melewati jalan tanah berlumpur. Namun hal itu tidak menghalangi niatannya untuk menimba ilmu.

Semasa kecil, tidak seperti kebanyakan anak lainnya, sepulang dari sekolah Ulum tidak bisa santai-santai di rumah dan bermain bersama teman-temannya. Ia harus membantu menggembalakan kerbau milik orang tuanya di sawah. Aktivitas itu dilakukan hampir setiap hari, sejak dari sekolah dasar hingga lulus SMA.

“Libur ngangon di waktu-waktu tertentu aja. Jadi sawah itu tempat main saya,” kenang Ulum sambil tertawa.

Setelah lulus SD, Ulum hampir tidak bisa melanjutkan sekolah. Orang tuanya tidak memiliki biaya. Namun niat dan tekadnya untuk terus bersekolah dibukakan jalannya. Doa orang tuanya pun diijabah, karena kebetulan saat itu MTs Manbaussalam yang tidak jauh dari kampungnya baru membuka pendaftaran ajaran baru. Sang ayah pun berusaha menitipkan Ulum sehingga bisa sampai lulus MA, masih di Manbaussalam Carenang.

“Alhamdulillah saya beruntung. Sempat sedih awalnya hampir tidak bisa sekolah. Tetapi Allah kasih kemudahan,” tuturnya.

Setelah lulus MA, Ulum pun berniat mengikuti tes seleksi penerimaan anggota Bintara ABRI (sekarang TNI). Keinginannya itu didasari karena keaktifannya di kepanduan Pramuka selama sekolah di MTs dan MA Manbaussalam.

Namun keinginannya itu tidak mendapatkan izin dari sang Ibu. Alasannya, karena kakek Ulum adalah mantan Pejuang Tanah Air (PETA) yang dulu sering meninggalkan keluarga. Ulum pun akhirnya mendaftar kuliah di IAIN SMH Banten (sekarang UIN Banten).

Untuk meme biaya kuliah dan biaya hidup sehari-hari Ulum mencari beasiswa dari Pemkab Serang dan menjadi salah satu karyawan Baitul Mal Wattamwil (BMT) At-Ta'awun yang berlokasi di Pasar Banjarsari, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Di dunia politik, Ulum menapaki karier dari bawah. Ia mulai aktif sebagai anggota Angkatan Muda Pembaharuan (AMPI) Kecamatan Carenang dan anggota Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Rayon Carenang pada tahun 1995.

Kemampuan organisasi dimiliki Ulum sejak mahasiswa. Ia aktif di berbagai organisasi intra dan ekstra kampus, di antaranya di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga menamatkan Latihan Kader (LK) I dan II, sehingga para periode 1998-2000 Ulum masuk dalam struktur kepengurusan HMI Cabang Serang dengan jabatan Kepala Bidang Kekaryaan.

Ulum aktif di organisasi sayap Partai Golongan Karya (AMPI dan AMS), kemudian masuk dalam struktur kepengurusan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar sebagai Wakil Sekretaris (1999-2004), dan naik menjadi anggota Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Kabupaten Serang (2004-2006).

Karier politik Ulum terus menanjak. Anak bungsu dari delapan bersaudara itu menjadi Wakil Sekretaris I DPD Partai Golkar Kabupaten Serang (2006-2008), dan pada 2008-2009 menjadi Wakil Sekretaris I DPD Partai Golkar Kota Serang, kemudian Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Serang (2008-2014) hingga akhirnya sampai sekarang dipercaya memegang jabatan strategis di partai politik sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten.

Ulum yang sudah menamatkan pendidikan Pascasarjana Untirta pada program studi Magister Administrasi Publik (MAP), mengaku bersyukur sempat merasakan bagaimana sulitnya kehidupan keluarganya sebagai petani.

Ia merasakan tidak mudahnya mencapai cita-cita hingga bisa mengenyam pendidikan tinggi. Namun semua itu bisa didapat dengan modal keyakinan, kesabaran dan keikhlasan. Sebagaimana pesan ayahnya, Ulum mengaku selalu diwanti-wanti agar menjadi insan yang kaya ilmu dan kaya hati nan jujur.

Dengan bekal itulah Ulum memantapkan pengabdiannya di jalur politik dan mencalonkan diri sebagai caleg untuk DPRD Kabupaten Serang dari daerah pemilihan I Kabupaten Serang yang meliputi Kecamatan Ciruas, Lebak Wangi, Pontang, Tirtayasa, Tanara, Carenang dan Binuang.

Baca Juga: Didukung Ribuan Warga, Bahrul Ulum Siap Jadi Caleg Golkar Dari Kabupaten Serang

“Saya memohon dukungan dan restu teman-teman, khususnya masyarakat Kabupaten Serang di dapil satu,” harapnya.

Ulum menyatakan tekadnya maju menjadi wakil rakyat tak lain adalah agar bisa lebih maksimal lagi berbuat untuk masyarakat di tanah kelahirannya. Ia ingin bisa bermanfaat untuk orang banyak.

“Apalagi yang saya inginkan, tidak ada lagi yang ingin dikejar, kecuali bagaimana mencurahkan ilmu dan pengalaman selama ini untuk bisa bermanfaat bagi orang banyak,” katanya. [newsmedia]

fokus berita : #Bahrul Ulum


Kategori Berita Golkar Lainnya