17 April 2019

Berita Golkar - Hasil hitung cepat pemilihan Presiden 2019 menunjukan pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf memenangkan kontestasi. 

Berdasarkan hasil hitung cepat Litbang Kompas misalnya, pasangan tersebut memperoleh 55,23 persen suara. Sementara, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi memperoleh 44,77 persen suara.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ajak Warga Bekasi Pertahankan Tradisi Ngagubyag

Melihat data tersebut, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi berkeyakinan bahwa gelaran pilpres telah usai. Karena itu, dia meminta kepada semua pihak di kedua kubu untuk merajut kembali tali silaturahmi.

Menurutnya, disadari atau tidak, hubungan tersebut terganggu karena keberpihakan politik masing-masing.

"Silaturahmi kita hampir terpisah, harus kita rajut kembali. Jadi, pilpresnya sudah selesai dan pasangan Jokowi-Ma’ruf dipastikan memenangi gelaran pilpres ini,” katanya saat dihubungi. Tepatnya, di kediamannya, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Purwakarta, Rabu (17/4).

Lebih jauh, Ketua DPD Golkar Jawa Barat tersebut mengingatkan elemen bangsa untuk merawat tenun kebangsaan. Proses politik, kata dia, sebenarnya bertujuan untuk membangun situasi dan kondisi bangsa yang lebih baik, bukan memecah belah.

Atas dasar itu, dia mengajak rakyat Indonesia untuk memperkuat hubungan antar sesama tanpa berkaca pada pilihan politik pilpres.

"Merawat tenun kebangsaan itu jauh lebih penting. Itu di atas segalanya, katakanlah kemarin ranting pohon hampir patah, ya jangan sampai patah,” ujarnya.

Apresiasi untuk Paslon 02

Sebagai politisi dengan jam terbang tinggi, Dedi Mulyadi memberikan apresiasi kepada pasangan calon nomor urut 02. Menurut dia, Prabowo-Sandi merupakan mitra kompetisi yang luar biasa. Adu gagasan dimunculkan oleh kedua pasangan calon untuk pencerdasan publik.

"Terima kasih kepada Pak Prabowo dan Pak Sandi Uno, beliau merupakan mitra terbaik bagi Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf,” katanya.

Kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf pun Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu mengucapkan selamat. Dia menuturkan semangat kerja yang menjadi tagline pasangan itu harus menjadi spirit nasional untuk mewujudkan mimpi anak bangsa.

"Keutuhan bangsa ini tetap segalanya. Kita menjaga keutuhan itu dengan fokus bekerja dan menciptakan karya nyata bagi bangsa. Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf berada di garis depan untuk mewujudkan Indonesia Maju,” ujarnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingatkan Caleg Golkar Hindari Money Politics

Dedi sendiri mengaku siap berkontribusi bagi bangsa Indonesia melalui lembaga parlemen. Dia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Purwakarta, Karawang dan Bekasi.

"Insya Allah, tentu kita kawal bersama. Medan pengabdian untuk bangsa ini kan tidak hanya satu, ada banyak hal yang bisa kita lakukan,” tandasnya. [rmoljabar]

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya