21 April 2019

Berita Golkar - Tidak hanya di pusat klaim mengklaim kemenangan terjadi. Di Riau, Partai Keadilan Sejaterah (PKS) juga sudah mengklaim menang.

Tapi kalau ditengok sistem penghitungan (situng) KPU, klaim PKS tadi terlalu dini. Sebab pantauan Gatra.com, pada Minggu sekitar pukul 18:30 WIB dengan hasil hitung dari 297 TPS, Golkar tercatat meraup 16,6 persen suara.

Baca Juga: Idris Laena Klaim Kemenangan Golkar Riau di Pileg 2019

Raihan itu disusul oleh PKS dengan torehan 13,92 persen suara, sementaran Partai Gerindra berada diurutan ketiga dengan perolehan suara 12,69 persen.

Persentase perolehan ketiga partai itu masih sangat berpeluang besar untuk berubah lantaran jumlah TPS di Riau mencapai 17.642.

Kordinator wilayah Riau Partai Golkar, Idris Laena mengatakan, pihaknya yakin kalau partainya masih tetap leading di Pemilu kali ini seperti pada Pemilu 2014 lalu.

"Meski hasil real count konkrit belum kita dapatkan dari seluruh saksi Partai Golkar, kami punya bayangan Partai Golkar masih leading di Riau," kata Idris.

Sebelumnya PKS Riau mengklaim berhasil memenangkan Pileg di Riau berdasarkan formulir C1 yang dimiliki.

"Kita mendapatkan 21 persen suara di Riau. Insya Allah nanti akan ada lima anggota DPR RI asal PKS dari Dapil Riau. Di DPRD Provinsi kita dapat dua belas kursi, ada potensi bertambah menjadi empat belas kursi," kata Ketua DPW PKS Hendri Munief, Sabtu (20/4).

Baca Juga: Idris Laena Rawat Kecintaan Pada Indonesia Lewat Pagelaran Wayang di Lubuk Batu Jaya

Menurut Hendri, pada Pemilu kali ini pihaknya mendapatkan momentum, salah satunya dari seruan Ustad Abdul Somad.

"Faktor lain juga lantaran program yang kita tawarkan seperti penghapusan pajak penghasilan dibawah Rp8 juta, atau pemberlakuan SIM semur hidup berterima di masyarakat," katanya. [gatra]

fokus berita : #Idris Laena


Kategori Berita Golkar Lainnya