23 April 2019

Berita Golkar - Alami sedikit pergeseran basis suara, DPD Golkar Provinsi Kalsel klaim masih jadi yang terkuat di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Pemilu 2019.

Dimana pada Pemilu 2019 ini dilihat dari estimasi perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, DPD Golkar Kalsel optimis setidaknya duduki 16 kursi.

Hal ini dinyatakan Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, H Supian HK seperti dilaporkan laman Banjarmasinpost.co.id, Selasa (23/4/2019).

Baca Juga: Airlangga Targetkan Paman Birin 28 Persen Suara dan 5 Kursi DPR Dari Kalsel

"Secara khusus di Golkar kami ada signifikan naik dan signifikan turun perolehan suara," kata H Supian HK.

Penurunan perolehan suara menurutnya terjadi di Dapil Kalsel 1 Kota Banjarmasin yang tak hanya terjadi di tingkat Provinsi tapi juga terjadi pada perolehan suara Caleg Golkar tingkat Kota Banjarmasin.

"Kotamadya menurun, tapi untuk Provinsi masih dapat satu kursi. Di tingkat Kota Banjarmasin diperkirakan kami tidak lagi jadi Ketua DPRD Kota Banjarmasin. Tapi ini sudah kami prediksi memang akan sulit di Kota Banjarmasin," kata H Supian HK.

Namun di beberapa daerah lainnya suara Partai Golkar diklaim meningkat cukup signifikan seperti di Dapil Kalsel 5 meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara, Tabalong dan Balangan, Dapil Kalsel 3 Kabupaten Batola dan Dapil Kalsel 2 Kabupaten Banjar.

Dimana di Dapil Kalsel 5 diperkirakan mendapatkan tiga kursi dari sebelumnya dua kursi, Dapil Kalsel 3 sebanyak tiga kursi dari sebelumnya dua kursi dan Dapil Kalsel 2 dari dua menjadi tiga kursi di Pemilu 2019 ini.

Data tersebut menurut H Supian HK merupakan rekapitulasi internal yang dilakukan DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel mengacu pada formulir C1 yang sudah mencapai 80 persen masuk ke dalam rekap partai hingga kurang lebih seminggu usai pencoblosan.

Dengan perkiraan 16 kursi DPRD Provinsi Kalsel sudah dikuasai, pihaknya tentu optimis pucuk Ketua DPRD Provinsi Kalsel kembali akan diduduki kader Partai berlambang pohon beringin ini.

Walaupun klaim sudah aman kan 16 kursi di Rumah Banjar, namun H Supian HK mengakui raihan tersebut belum memenuhi target Partai.

Dimana Partai menargetkan bisa dapatkan kursi di DPRD Provinsi Kalsel sebanyak 18 kursi pada Pemilu 2019 ini.

Ketua Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, Karli Hanafi Kalianda nyatakan bergeraknya mesin partai pada Pemilu 2019 ini jadi salah satu faktor suksesnya Golkar pada ajang lima tahunan ini.

Baca Juga: Caleg Muda Golkar Ini Siap Perjuangkan Industri Sepakbola Kalsel Dari Akarnya

Aktif dan efektifnya gerakan caleg incumbent dan seluruh kader baik di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga Desa dan Kelurahan menurutnya jadi tumpuan untuk mendulang suara.

"Jadi walaupun ada yang turun tapi secara rata-rata lebih menonjol yang meningkat," kata Karli. [tribunnews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya