27 April 2019

Berita Golkar - Pemilihan Umum 2019 telah berlalu 10 hari yang lalu, setelah pada 17 April 2019 lalu bangsa Indonesia melakukan pemilihan serentak dari pemilihan presiden, anggota legislatif, dan Dewan Perwakilan Daerah.

Dalam salah satu pemilu yang terbesar di dunia tersebut ternyata terdapat sejumlah masalah. Salah satunya yaitu panjangnya proses penghitungan suara, sehingga ikut menumbangkan sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akibat kelelahan.

Baca Juga: KADIN Kumpulkan Pengusaha Pasca Pilpres, Aburizal Bakrie Sayangkan Sandiaga Tak Hadir

Atas sejumlah kondisi itu Ketua Dewan Pembina Partai Golkan Aburizal Bakrie (ARB) menyatakan duka cita yang mendalam atas wafatnya ratusan petugas KPPS di seluruh Indonesia. Ia pun menyatakan dalam Pemilu 2019 seluruh pihak perlu melakukan introspeksi dan evaluasi menyeluruh, agar tragedi nasional seperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang.

"Saya selaku Ketua dan atas nama seluruh anggota Dewan Pembina, serta kader Partai Golkar seluruh Indonesia menyatakan duka cita yang mendalam atas wafatnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)," jelas ARB panggilan akrabnya, dikutip dari instagramnya @aburizalbakrie.id, Sabtu, 27 April 2019.

Baca Juga: Aburizal Bakrie Apresiasi Kontribusi Positif KADIN Di Dunia Politik dan Bisnis

Selain itu, ARB juga berdoa agar para pahlawan demokrasi yang telah meninggal husnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. [viva]

fokus berita : #Aburizal Bakrie


Kategori Berita Golkar Lainnya