02 Mei 2019

Berita Golkar - Partai Golkar Sumut mengklaim sebagai partai pemenang peserta Pemilu 2019 dan telah mencapai target perolehan 18 kursi DPRD Sumut. Golkar dipastikan menyumbang 5 kursi ke DPR RI, 3 kursi diantaranya dari Dapil Sumut III. Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Sumut, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Rabu (1/5).

Baca Juga: Airlangga Hartarto Minta Kader Golkar Sumut Optimis Partainya Bakal Menang Pemilu

Doli mengatakan, berdasarkan salinan data internal C1 hasil Pemilu 17 April kemarin, dapat dipastikan Golkar akan menyumbang 18 kursi untuk DPRD Sumut. Katanya, potensi tambahan kursi berpeluang terjadi, mengingat masih ada beberapa titik yang belum menyempurnakan laporan data.

“Jadi untuk 18 kursi Inshaa Allah sudah dipastikan keluar dari Golkar, dan peluang tambah kursi ada, mengingat masih ada data yang belum masuk. Kalau untuk DPR RI kemungkinan Golkar sumbang 5 kursi, dari Sumut I saat ini masih 1 kursi, Sumut II 1 kursi dan Sumut III kemungkinan 3 kursi karena suara yang diperoleh hampir 400 ribu,” tandasnya.

Menurut Doli, tercapainya target 18 kursi untuk DPRD Sumut adalah hasil kerja kerasnya kader Golkar se Sumut dan masih tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Golkar. Menurutnya, Sumut adalah lumbung suaranya Golkar, oleh sebab itu dirinya yakin Golkar akan tetap menjadi partai pemenang peserta Pemilu di Sumut dan tetap mempertahankan kursi Ketua DPRD Sumut untuk periode kedepan.

Terkait data Sistem Penghitungan (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang menempatkan Golkar di posisi kedua dengan selisih 0,5 persen dari PDI-P, Doli menilai bahwa Situng KPU tersebut masih berjalan sekitar 22 persen, artinya belum diangka 80/90 persen.

Ya mungkin saja data yang terinput saat ini di daerah yang pemenangnya PDI-P maka di Situng yang menang adalah PDI-P. Hal itu wajar saja, mengingat data yang masuk baru sedikit. Tapi meskipun begitu, persentase Golkar dan PDI-P tidak begitu jauh, hanya 0,5 persen.

Baca Juga: Hindari Kehancuran, Kader Senior Desak DPP Ambil Alih Kepengurusan Golkar Sumut

Katanya, hal ini patut diapresiasi, mengingat sebenarnya Golkar hanya sebagai partai pendukung Calon Presiden, namun sudah bisa memperoleh poin tinggi. “Artinya, efek elektoral Pemilihan Presiden (Pilpres) kemarin yang menguntungkan PDI-P dan Gerindra ternyata mampu diimbangi Golkar dengan kerja keras dan semangat kader kader kita di bawah,” tandasnya. [waspadamedan]

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia


Kategori Berita Golkar Lainnya