03 Mei 2019

Berita Golkar - Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2019 secara resmi ditutup oleh Ketua KPU Inhil Herdian Azmi, Jum'at, (3/5/2019) pagi.

Rapat Pleno Terbuka yang dilaksanakan selama 4 hari sejak 30 April s/d 3 Mei 2019 ini diawali dengan penandatanganan secara simbolis formulir DB-1 oleh Ketua KPU dan para saksi partai politik, DPD dan saksi Capres dan Cawapres.

Baca Juga: Septina Primawati Apresiasi Program Desa Maju Inhil Jaya Plus Terintegrasi

Secara umum, menurut Herdian Azmi, pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara KPU Inhil berjalan dengan suasana yang kondusif dan transparan.

"Berbagai dinamika memang berkembang tapi secara umum saya gambarkan Rapat Pleno terlaksana dengan aman dan lancar. Atas kerja sama semua pihak saya ucapkan terima kasih," ujar Herdian Azmi, dalam sambutannya pada acara penutupan Rapat Pleno Terbuka KPU Inhil di gedung Engku Kelana Tembilahan.

Semua tahapan pemilu 2019, diyakini Herdian, sudah dilaksanakan dengan baik, transparan, netral dan terintegritas. Namun dalam penetapan perolehan hasil penghitungan suara partai politik, DPD dan Capres-Cawapres belum dikatakan final.

"Penetapan Caleg terpilih dilaksanakan setelah melalui proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Nanti ada waktu tersendiri penetapan Calegnya siapa, diperkirakan bulan Juni 2019," ujar Herdian.

Dikatakannya, jika nanti ada Parpol yang tidak menerima hasil pleno ini, maka Parpol boleh mengajukan gugatan di MK setelah rekapitulasi tingkat nasional.

"Jadi kita tunggu hasil MK. Kalau ternyata nanti diperintahkan lakukan perubahan, maka kita rubah, tapi kalau tidak berarti hasil itu sudah final," pungkasnya.

Baca Juga: Caleg Muda Golkar Ini Simulasikan Cara Mencoblos Bagi Warga Tembilahan Barat

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara KPU untuk Parpol di tingkat DPRD Inhil, suara terbanyak diraih oleh Golkar dengan perolehan 52.281 suara, disusul PKB 37.924 suara, PPP 36.446 suara, Demokrat 34.351suara, PDIP 33.335 suara, Gerindra 31.706 suara, Nasdem 22.411 suara, PAN 20.762 suara, PKS 20.526 suara dan PBB 15.510 suara.

Sedangkan partai baru Berkarya perolehan suaranya sebanyak 11.101 suara, HANURA 3.910 suara, Perindo 2.308 suara, Garuda 2.065, PSI 987 suara dan PKPI berada urutan buncit dengan perolehan 785 suara. [riaugreen]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya