08 Mei 2019

Berita Golkar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung belum melakukan penentuan kursi untuk DPRD Kabupaten Bandung.

Meski begitu saat ini banyak partai politik yang sudah melakukan penghitungan manual berdasarkan perolehan suara masing-masing partai dan caleg.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan, pasca rapat pleno rekapitulasi suara pemilu tingkat Kabupaten Bandung, pihaknya belum melakukan penentuan caleg yang masuk di parlemen.

Baca Juga: Anang Soesanto Raup 114.235 Suara, Golkar Kuasai Kabupaten Bandung

Namun pihaknya tidak bisa melarang jika caleg atau parpol mengklaim lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung.

"Tahapan penentuan kursi dilakukan setelah Pleno rekapitulasi di KPU RI 22 Mei nanti. Sekali lagi, kami belum masuk tahapan konversi suara menjadi kursi," tutur Agus di Soreang, Rabu (8/5/2019).

Setelah rekapitulasi tingkat nasional, kata Agus, baru masuk tahapan konversi dari perolehan suara menjadi kursi di DPRD.

Hal tersebut dilakukan untuk menunggu kemungkinan-kemungkinan lain seperti adanya gugataan kepada Mahkamah Konstitusi. Namun saat ini banyak bermunculan nama-nama yang akan menduduki 55 kursi DPRD Kabupaten Bandung.

Menurut Agus, pihaknya tidak bisa melarang banyaknya klaim atau adanya prakiraan orang-orang yang masuk di parlemen.

"Sah-sah saja (klaim), karena perolehan suara sudah dilakukan. Asal menggunakan sistem penghitungannya benar," katanya. Terlebih partai politik kata Agus sebagian besar sudah mengetahui penghitungan konversi suara menjadi kursi.

Berikut daftar nama-nama caleg yang masuk ke parlemen di Kabupaten Bandung, yang bermunculan di media sosial.

Berdasarkan rekapitulasi tingkat Kabupaten Bandung Partai Golkar disebut memperoleh 11 kursi di DPRD Kabupaten Bandung, disusul PKS 10 kursi, Gerindra 7 kursi, PDIP 7 kursi, PKB 6 kursi, Demokrat 5 kursi, NasDem 5 kursi dan PAN 4 kursi.

* Sebanyak 11 orang caleg Partai Golkar yang diduga lolos masuk parlemen adalah Agung Yansusan, Dilar Rinaldi, Cecep Suhendar, Sugianto, Riki Ganesa, Firman B Soemantri, Obi Christian, Eti Mulyati Hilman, Yanto Setianto, Neneng Hadiani dan Totong Syamsudin.

Dari PKS yang masuk parlemen 10 orang adalah Tedi Surahman, Irwan Abu Bakar, Uus Haerudin Firdaus, Ela Nurlaela, Otjo Sutisna, Ahmad Zaenal Sabarudin, Eka Ahmad Munandar, Maulana Fahmi, Dasep Kurnia Gunarudin, dan Wawan Risnandi.

Partai Gerindra berhasil mengamankan 7 kursi, berikut nama-nama caleg yang masuk ke parlemen Yayat Hidayat, Ai Yulia, Aep Dedi, Dedi Saeful Rohman, Praniko Imam Sagita, Mamun Irwan dan Tatang Sudrajat.

Sementara PDIP hanya memperoleh 7 kursi saja, ini nama-nama calegnya yang masuk ke parlemen Erwin Gunawan, Dadang Konjala, Yayat Sumirat, Muchamad Lutfhi Hafiyyan, Dadang Hermawan, Hen Hen Asep Suhendar dan Juwita.

Sama halnya PDIP PKB juga berhasil mengamankan 7 kursi di parlemen adalah Renie Rahayu Fauzi, Wawan Sofwan, Tete Kuswara, Uya Mulyana, Hilman Faroq, dan Acep.

Partai Demokrat hanya mengamankan 5 kursi parlemen yakni Hikmat Budiman, Osim Permana, Yayat Sudayat, Ecep Ridwan dan Agus Jaenudin.

Baca Juga: Kader Golkar Yang Diprediksi Lolos Ke Senayan, Dari Meutya Hafid Hingga Nurul Arifin

Begitu juga Partai NasDem yang mengamankan 5 kursi diisi oleh Sandi Sudrajat, Nur Fitri Apriani, Tarlan, Tri Bambang Pamungkas dan Toni Permana.

PAN 4 kursi diisi oleh Eep Jamaludin Sukmana, Elin Wati, Tedi Supriadi dan Edi Tardiana. Periode kali ini PPP dan Hanura tidak meloloskan wakilnya ke parlemen di Kabupaten Bandung. [tribunnews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya