20 Agustus 2017

Berita Golkar - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) kembali menebarkan gema-gema positif kepada generasi muda Indonesia Timur dalam Talkshow bertajuk "Nasionalisme, Seni Budaya, Pariwisata & Ekonomi Kreatif" di Universitas Pattimura Ambon, 19 Agustus 2017. Acara ini dihadiri Menteri Pertahanan yang diwakili Irjen Kementerian Pertahanan Letjen Agus Sutomo dan Panglima Daerah Militer XVI Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo.

Dalam acara itu, Ketua Umum DPP AMPI Dito Ariotedjo mengajak generasi milennial di Maluku, khususnya di Kota Ambon, untuk senantiasa menggelorakan semangat nasionalisme dan kreatifitas anak muda ke dalam potensi-potensi yang ada di dalam diri dan lingkungannya. Sehingga, mereka bisa secara konkrit menghasilkan inovasi, solusi dan inspirasi yang berujung pengaruh dan efek sosial yang signifikan terhadap perubahan dan pembaharuan untuk Maluku dan Indonesia.

"Kita tidak harus menjadi orang besar untuk melakukan perubahan, tapi jika kita melakukan perubahan sudah pasti kita menjadi salah satu orang besar! Semua bisa dimulai dan diwujudkan dengan cara mengenali siapa diri kita, lingkungan kita dan apa yang kita bisa kontribusikan kepada sekitar kita. Maka, saya ingin mengajak seluruh pemuda Indonesia, khususnya pemuda Maluku yang ada dihadapan saya hari ini untuk bersama-sama berinovasi, memberikan solusi dan inspirasi kepada diri kita, orang-orang di sekitar kita bahkan untuk Maluku dan Indonesia!" Ungkap Dito yang disambut tepuk tangan sekitar 4000 orang mahasiswa dan pemuda yang memadati Auditorium Utama Universitas Pattimura.

Dalam kesempatan tersebut, Dito juga melakukan penandatanganan MoU antara AMPI dan Universitas Pattimura yang terdiri dari berbagai macam bentuk kerjasama di berbagai aspek kemahasiswaan dan kepemudaan, sebagai wujud komitmen AMPI untuk menjadi wadah laboratorium pemuda Indonesia, khususnya pemuda dibagian timur Indonesia.

Talkshow yang digelar sebagai rangkaian event Festival Jembatan Merah Putih 2017 bertema "Merajut Merah Putih Merawat Kebhinnekaan" ini berhasil memecahkan rekor MURI sebagai bendera merah putih terpanjang yang dibentangkan di jembatan. Acara ini hasil inisiatif bidang seni, budaya dan pariwisata DPP AMPI bersama Pemprov maluku serta Empower Youth indonesia dan Parfi 56.

Turut hadir Gubernur Maluku H. Said Assagaff, jajaran Bupati dan Walikota di seluruh Provinsi Maluku serta berbagai penggiat seni budaya dan pariwisata antara lain Ketua Umum PARFI; Marcella Zalianty, Ray Sahetapy dan Gusti Randa. [kontributor Maluku]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya