09 Mei 2019

Berita Golkar - Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu legislatif KPU Kabupaten Karawang sudah rampung tanggal 4 Mei 2019 lalu. Evaluasi adalah kebutuhan Partai modern, termasuk Partai Golkar Karawang di bawah kepemimpinan Sukur Mulyono harus melakukan evaluasi agar kedepan Partai Golkar berkibar kembali di pangkal perjuangan.

Hal ini disampaikan Muslim Hafidz Ketua Bidang Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) yang berasal dari Cilamaya, Karawang. "Ada 2 alasan kenapa Golkar Karawang harus dievaluasi. Pertama, Golkar kehilangan suara cukup besar jika dikonversi bisa jadi 1 kursi," kata Muslim. Merujuk hasil Pemilu 2014, Golkar Karawang kehilangan 48.466 suara.

Baca juga: Kursi Golkar Karawang Jeblok, Aktivis SOKSI Ini Minta Sukur Mulyono Dievaluasi

"Kedua, suara Golkar Karawang di semua dapil mengalami penurunan kecuali daerah pemilihan (dapil) 5." ungkap Muslim. Dari hasil penelusuran Golkarpedia, di Daerah pemilihan 1 (satu) pada pemilu 2014 mendapatkan 43.958 suara, sedangkan pemilu 2019 mendapatkan 22.282 suara, turun signifikan 21.676 suara.

Di dapil 2, penurunan hanya 3.308 suara. Pemilu 2014 mendapatkan 28.995 suara sedangkan tahun 2019 sebanyak 25.687 suara. Dapil 3 dan 4 mengalami penurunan yang sama dikisaran 13.000-an. Dapil 3, mendapatkan 33.086 suara sedangkan pemilu 2019 sebanyak 20.047 suara dan dapil 4 dari 27.496 menurun menjadi 14.264.

Baca juga: Pileg 2019, Golkar Berhasil Raih Suara Terbanyak di 9 Dapil Ini

Dapil 5, Partai Golkar mengalami suara yang signifikan yaitu 45.927 suara dari sebelumnya 35.336 suara. Dan terakhir, dapil 6 yang digadang-gadang mendapatkan 2 kursi nyatanya suaran turun, dari 29.161 suara menjadi 21.359 suara, turun sebanyak 7802 suara.

"Golkar Karawang kurang jeli menempatkan caleg sehingga hasilnya seperti ini. Evaluasi mendesak dilakukan sebagai ciri partai modern dan strategi menghadapi pilkada. Ini tanda sayang kami sebagai kader." pungkas Muslim. [kontributor Jabar]

fokus berita : #Sukur Mulyono #Muslim Hafidz


Kategori Berita Golkar Lainnya