15 Mei 2019

Berita Golkar - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong penyandang disabiltas terampil diserap dunia industri serta mandiri berwirausaha.

Hal itu disampaikan Agus Gumiwang saat mengunjungi Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD) Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/5).

Baca Juga: Agus Gumiwang Janji Segera Salurkan Dana Jaminan Korban Bencana Sulteng

"Kami optimis kemampuan mereka tidak kalah dengan para pekerja biasa. Secara presentasi juga membanggakan, tahun 2019 sebanyak 700 orang diserap industri, yang lain mandiri dengan usahanya masing-masing," ujar Agus kepada wartawan.

Agus merencanakan memadatkan kurikulum pendidikan vokasional di BBRVBD yang berada di bawah Kementerian Sosial, dari sembilan menjadi enam bulan. Dengan demikian, lebih banyak lagi penyandang disabilitas diberikan keterampilan.

Politisi Partai Golkar ini mengakui masih banyak disabilitas belum bisa masuk BBRVBD. Keterbatasan lainnya adalah jenjang lanjutan dari pendidikan luar biasa yang telah diselenggarakan pemda setempat.

"Balai besar ini adalah pendidikan lanjutan, sementara layanan dasar secara Undang-undang tanggungjawab Pemda, bukan kemensos. Setelah lulus dari pendidikan yang diberikan pemda, kalau mereka ingin memperkaya ketrampilan baru kesini," jelas Agus.

Baca Juga: Agus Gumiwang Salurkan Bantuan Rp.1 Miliar Untuk Korban Banjir Bengkulu

Di BBRVBD Cibinong menyediakan tujuh jenis pelatihan pendidikan vokasional. Pelatihan tersebut terdiri dari pelatihan ilmu komputer, call center, jahit menjahit, otomotif, desain grafis dan percetakan, elektro serta pekerjaan logam. [gatra]

fokus berita : #Agus Gumiwang


Kategori Berita Golkar Lainnya