17 Mei 2019

Berita Golkar - Meski masih satu tahun lagi, gaung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kutai Timur mulai terdengar.

Kasak kusuk siapa yang bakal maju pun sudah ramai jadi perbincangan di beberapa kalangan politikus Kutim. Ada pula yang sudah memproklamirkan diri melalui jalur independen.

Beberapa nama lawas yang sempat berlaga pada Pilkada Kutim 2015 lalu pun kembali mencuat.

Baca Juga: Raih 147.483 Suara, Mahyudin Terpilih Masuk DPD RI Wakili Kaltim

Sebut saja, Ardiansyah Sulaiman, mantan Bupati dan Wakil Bupati Kutim periode sebelum Ismu-KB, Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim yang sempat mencalonkan diri, dan terakhir, nama sang kakak, Mahyudin yang saat ini menjabat Wakil Ketua MPR RI pun ikut ramai diperbincangkan.

Namun, saat dikonformasi kebenarannya, Mahyudin langsung mengelak. Ia mengatakan sudah mendapat amanah warga Kutai Timur untuk duduk kembali di DPR RI, melalui jalur perwakilan daerah atau DPD RI.

“Tidak. Maksud saya, tim saya yang kemarin berhasil membawa saya ke DPD RI, dengan 43.000 suara, tidak saya biarkan istirahat dulu. Mereka akan saya minta membantu di Pilkada Kutim 2020 mendatang,” ungkapnya.

Sosok yang didukung, menurut Mahyudin, belum ada. Bisa siapa saja dari tokoh-tokoh Kutim yang ingin maju. Karena akan melihat dulu siapa yang benar-benar pantas untuk didukung.

“Saya ini merasa prihatin. Kutai Timur kok defisit nggak selesai-selesai. Jadi ingin ikut bertarung. Tapi tim saya saja yang bergerak membantu mencari siapa yang tepat untuk kita dukung menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kutim ke depan,” ungkap Mahyudin.

Baca Juga: Mahyudin Ungkap MPR Siap Jadi Tempat Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo

Ia mengakui, tahapan Pilkada Kutim akan segera dimulai. Kemungkinan pada Juni atau Juli 2019 ini sudah mulai. Untuk itu, harus dilakukan persiapan sedini mungkin. Para calon yang ingin maju pun sudah mulai terlihat. [tribunnews]

fokus berita : #Mahyudin


Kategori Berita Golkar Lainnya