17 Mei 2019

Berita Golkar - Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau pendidikan vokasi di Swiss saat mengunjungi Institut Federal Swiss Bidang Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan (SFIVET). Menurutnya, pemerintah juga memfokuskan untuk mengembangkan SDM melalui pendidikan vokasi.

"Di sini 80 persen anak-anak tamat SMA itu larinya ke vokasi," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (17/5).

Baca Juga: Melawat Ke Jenewa, Jusuf Kalla Bakal Bicara Terorisme dan Penanganan Bencana

Dia menjelaskan untuk membangun hal itu, diperlukan penguatan lembaga penunjang pendidikan atau pelatihan kejuruan seperti balai latihan kerja, pendidikan setingkat SMK serta politeknik.

"Oleh karena itu maka semenjak ini kembali memperbaiki setelah sekian tahun pasti banyak perubahan (pembangunan pendidikan kejuruan)," jelas politisi senior Golkar ini.

Usai peninjauan acara itu, Wapres JK juga menyaksikan penandatanganan MoU antar swasta yakni sejumlah lembaga pendidikan di bawah Sinar Mas yakni Poltek Simas Berau, Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB), dan Universitas Prasetiya Mulya.

Baca Juga: Jusuf Kalla Nilai Banyak Petugas KPPS Gugur Karena Sistem Rumit dan Tekanan Tinggi

Poltek Simas Berau dan ITSB menandatangani MoU bersama Swiss International Technical Connection (SITECO), serta Universitas Prasetiya Mulya dengan International Management Institute (IMI). [merdeka]

fokus berita : #Jusuf Kalla


Kategori Berita Golkar Lainnya