17 Mei 2019

Berita Golkar - SKK Migas harus punya pemikiran dan terobosan baru agar dapat menarik para investor asing masuk menanamkan modalnya di dalam negeri. Tanpa terobosan baru, sulit bagi SKK Migas menaikkan produksi dan meraih keuntungan lebih besar bagi pemasukkan devisa negara. Demikian ditegaskan Anggota Komisi VII DPR RI Fadel Muhammad dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR dengan SKK Migas, Kamis (16/5/2019).

“Komisi VII melihat saat ini dalam bidang lingkungan oil and gas, kita tidak mempunyai suatu pemikiran baru untuk membuat terobosan ke depan. Kita perlu berpikir bagaimana menaikkan (hasil) produksi supaya ada pendapatan dan keuntungan dari sektor ini bagi bangsa dan negara,” ucap Fadel. Menurutnya, saat ini para investor belum tertarik melihat apa yang dikerjakan SKK Migas, karena ada sesuatu yang investor ingin lihat dalam persaingan besar saat ini.

Baca juga: Ingin Jadi Ketum PSSI, Fadel Muhammad Diapresiasi Insan Sepakbola

“Kita musti berani mengambil langkah (baru). Misalkan ada investor akan masuk, pada fase eksplorasi itu kita harus jelaskan bahwa mereka bergerak seperti (layaknya) jalan tol. Jangan kita hambat dengan berbagai ketentuan dan pungutan. Ketika mereka mulai produksi barulah, kita berpikir membuat sesuatu untuk dia. Kita harapkan dari SKK Migas keluar pikiran dan terobosan yang baru tidak hanya sekedar mengelola saja,” ujarnya.

Dikatakannya, uang negara yang dikeluarkan sangat besar. SKK Migas dibayar negara agar bisa menaikkan produksi sektor migas supaya negara bisa memiliki pendapatan. “Tanpa terobosan dan inovasi yang besar, tiada gunanya bapak-bapak disana. Kita hanya duduk (rapat) disini dengan hasil yang sama. Komisi VII siap membantu SKK Migas, karena kami yang mengatur kebijakan. Kita sama-sama memajukan bangsa dan negara ini,” pungkasnya. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Fadel Muhammad


Kategori Berita Golkar Lainnya