17 Mei 2019

Berita Golkar - Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengungkapkan, selama ini yang menjadi acuan akreditasi program studi (prodi) pendidikan tinggi adalah standar pendidikan tinggi nasional. Namun dari hasil evaluasi dan rekomendasi Panja Evaluasi Pendidikan Tinggi dan Panja Standar Pendidikan Tinggi Komisi X DPR RI mengungkap perlu ada kajian dan peninjauan ulang tentang standar nasional pendidikan tinggi itu sendiri.

“Artinya dalam konteks penentuan akreditasi pendidikan tinggi, standar pendidikan tinggi nasional nanti tidak bisa semerta-merta semua diseragamkan antara yang berakreditasi C dengan B, atau antara yang berakreditasi B dengan A itu tidak bisa disamaratakan,” ungkap Ferdi saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta di DI Yogyakarta, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Rugikan Peserta Didik, Ferdiansyah Tolak Rencana Ujian Nasional Dipercepat

Politisi Partai Golkar itu menyampaikan, Komisi X DPR RI merekomendasikan agar ada keragaman standar nasional pendidikan tinggi berdasarkan klaster-klaster, karena Indonesia tidak semuanya bisa diambil keputusan secara menyeluruh. Ada bagian yang bisa dilakukan menyeluruh, ada juga bagian yang tidak bisa dilakukan menyeluruh.

“Maka konteks kunjungan ini untuk mengambil intisari mana bagian-bagian itu, baik mengenai kelembagaan dan akreditasi mana yang bisa dilakukan menyeluruh merata seluruh Indonesia dan ada juga yang tidak bisa dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan klaster-klaster dunia pendidikan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Ferdiansyah Apresiasi Upaya Pelaku Usaha Majukan Pariwisata Indonesia

Ferdi menambahkan, terkait prodi yang diusulkan masyarakat dan dinilai berdampak positif baik ekonomi, ekonomi, dan sosial, pastinya Komisi X DPR RI akan memberikan rekomendasi. Namun Ferdi meminta agar setiap pengajuan prodi yang baru harus dengan kajian dan tolok ukur yang jelas, bahwa dibukanya prodi itu akan berdampak postif.

Sebelumnya, legislator dapil Jawa Barat XI itu mengungkapkan, kunjungan ini memiliki dua tema besar, yakni terkait tantangan dan hambatan kelembagaan dan akreditasi di Perguruan Tinggi Negeri PTN, baik yang berstatus PTN-Satker, PTN-BLU maupun PTN-BH dan Perguruan Tinggi Negeri (PTS). [kontributor Jogjakarta]

fokus berita : #Ferdiansyah


Kategori Berita Golkar Lainnya