21 Mei 2019

Berita Golkar - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih setahun lagi. Kendati belum ada yang menunjukkan diri dalam ikut serta dalam bertarung pesta demokrasi lima tahun sekali itu.

Jika melihat jumlah komposisi dari hasil pemilihan legislatif tingkat kabupaten, yang belum lama ini diputuskan oleh Komisi Pemiliha Umum (KPU) Wakatobi, maka sudah pasti figur Arhawi SE sebagai petahana masih menguat dengan komposisi 9 kursi di DPRD oleh partai Golkar.

Baca Juga: Bupati Arhawi Resmi Pimpin Golkar Wakatobi

Melalui pintu partai Golkar, Arhawi masih akan melenggang bebas, pasalnya sebagian partai pemenang pileg, ketua DPD II Golkar itu masih diinginkan oleh masyarakat. Sudah pasti kader partai golkar akan solid untuk mendukung sang pengusaha tersebut.

Menanggapi hal ini, Arhawi dalam wawancaranya Rabu (15/05/2019), mengatakan, tak begitu memiliki ambisi untuk maju dalam pilkada tahun mendatang. Tetapi, dirinya menyerahkan sepenuhnya pada masyarakat, dan kembali pada kebijakan partai.

“Siapa saja bisa. Terbuka, siapa yang mau calon silahkan. Masyarakat akan memilih yang mereka anggap lebih baik,” ucapnya.

Ketua DPD II Golkar Wakatobi ini menuturkan, peluang untuk mencalonkan diri sangat terbuka baginya. Pasalnya, dengan perolehan 9 kursi, dengan mudah dirinya untuk mencalonkan diri tanpa harus berkoalisi.

“Saya tidak egois, saya juga tidak memiliki ambisi untuk menjadi bupati dua periode, sebab semua kembali pada pilihan dan rasa kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Rebut 9 Kursi, Golkar Dipastikan Duduki Kursi Ketua DPRD Sultra

Kendati dirinya memberi sinyal akan maju. Siapa calon pendampingnya apakah tetap Ilmiati Daud? Ia pun belum bisa memberi jawaban pada awak media.

“Belum. Masih belum terpikir. Tunggu saja waktunya,” tukasnya. [tegas.co]

fokus berita : #Arhawi SE


Kategori Berita Golkar Lainnya