23 Mei 2019

Berita Golkar - Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, yang juga Sekretaris Badan Kajian Strategis dan Intelijen (Bakastratel) DPP Partai Golkar, Viktus Murin, meminta otoritas partainya melakukan otokritik kolektif, atas trend penurunan perolehan kursi di DPR RI pada Pemilu 2019.

Dihubungi Golkarpedia ke ponselnya Rabu (22/5/2019) malam, Viktus mengatakan, sangat mungkin ada strategi yang keliru diterapkan dalam konteks Pemilu 2019 sehingga mengalami kemerosotan perolehan suara dibandingkan hasil Pemilu 2014. "Kekeliruan strategi tersebut berakibat pada berkurangnya perolehan kursi Golkar di DPR RI," sesal mantan Wasekjen DPP AMPI periode 2003-2008 itu.

Baca juga: Viktus Murin Minta Pusat Tak Gegabah Terapkan Wisata Halal di Labuan Bajo

Menurut Viktus, sangat mungkin mesin partai secara struktural lambat dipanaskan, sehingga Golkar mengalami pelambatan mengakses manfaat elektoral dari basis dukungan tradisionalnya. Mantan Sekjen Presidium GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) periode 1999-2002 ini mengingatkan otoritas partainya, agar semakin mawas diri menghadapi tren kemerosotan suara Golkar yang terjadi saat ini.

"Tren penurunan suara Golkar ini bisa jadi merupakan konfirmasi perihal ketidakberterimaan rakyat terhadap kiprah politik Golkar. Kalau tidak mawas diri, maka bukan tidak mungkin pada Pemilu 2024 suara Golkar semakin mengecil, dan berpotensi melorot ke level partai medioker," pungkas mantan Aktivis Mahasiswa 1998. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Viktus Murin


Kategori Berita Golkar Lainnya