22 Mei 2019

Berita Golkar - Partai Golkar mulai menginventarisasi figur yang akan didapuk mengisi kursi pimpinan DPRD Jatim periode 2019-2024.

Mengingat, berdasarkan perolehan kursi DPRD Jatim, Partai Golkar yang memiliki 13 kursi berdasarkan perolehan pileg berada di peringkat kelima dan berhak mendapat jabatan Wakil Ketua DPRD Jatim.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak menjelaskan bahwa Partai Golkar memiliki mekanisme dalam menentukan pimpinan di DPRD Jatim. Di antaranya, melalui pembahasan bersama di DPD.

Baca Juga: KPU Jatim Berbelit-belit, Sahat Tua Simanjuntak Gebrak Meja

"13 anggota yang duduk di fraksi memiliki hak yang sama terhadap penjaringan ini. Banyak pertimbangannya," kata Sahat ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (22/5/2019).

Hasil dari penjaringan tersebut nantinya akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Biasanya, DPP meminta dua nama. DPP yang akan menentukan figur yang berhak berada di kursi pimpinan," kata Sahat yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jatim periode 2018-2024.

Dengan meraih 13 kursi, partai Partai Golkar di DPRD Jatim periode 2019-2024 meningkat dari periode sebelumnya. Di periode 2014-2019, Partai berlambang pohon beringin ini baru mendapat 11 kursi.

Perolehan Golkar di bawah Partai PDI Perjuangan (27 kursi), PKB (25 kursi), Partai Gerindra (15 kursi), dan Partai Demokrat (14 kursi). Nama Sahat menjadi satu di antara beberapa petahana anggota dewan yang lolos kembali ke DPRD Jatim.

Selain sukses di DPRD Jatim, Partai Golkar di Jatim juga sukses membantu perolehan nasional sehingga berada di peringkat kedua perolehan kursi terbanyak DPR RI dengan berhasil mendapatkan 85 kursi DPR RI. Khusus dari Jatim, Golkar mendapatkan 11 kursi DPR RI.

Sahat menilai tingginya perolehan Golkar di Jatim tak terlepas dari peran Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartanto. Mengingat, keberhasilan ini diraih hanya dalam waktu satu tahun dari hasil Munaslub pada Desember 2017.

Bukan hanya tingkat nasional, juga karena peran pimpinan di DPD Jatim. "Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Hal ini tak lepas dari arahan dan bimbingan kepemimpinan Ketua DPD Golkar Jatim, Zainudin Amali," ujar Sahat.

Sahat menjelaskan saat Zainuddin Amali ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Golkar memiliki elektabilitas sebesar 3,5 persen. Namun, hal itu tak lantas membuat Golkar patah semangat dan terus melalukan upaya pemenangan, di antaranya dengan berkeliling ke seluruh pelosok Jatim.

Pihaknya juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus di daerah yang bersinergi dengan target partai.

”Seluruh pengurus mulai tingkat propinsi hingga kabupaten/kota se Jatim dan juga para Caleg telah bekerja keras. Tugasnya, menyakinkan masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh ke Partai Golkar,” jelas pria asal Surabaya ini.

Tak hanya peran internal partai, hasil ini juga merupakan dampak positif dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang juga diusung Partai Golkar di pemilihan gubernur. Termasuk, efek elektoral dari Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin yang memiliki basis pendukung di Jatim.

"Oleh karenanya, kami menyampaikan terimakasih. Kami akan bekerja keras untuk melanjutkan program yang lalu sekaligus menjalankan aspirasi masyarakat " katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Fraksi Golkar di DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto, menyebut Sahat menjadi figur yang diunggulkan untuk mengisi jabatan kursi Wakil Ketua DPRD Jatim.

"Tentu, lebih menguat ke Sekretaris DPD Jatim," kata Kodrat dikonfirmasi terpisah.

Selain karena jabatan struktural, Sahat dinilai memiliki pengalaman sekaligus kinerja mumpuni di kursi legislatif Jatim.

"Beliau juga sudah berpengalaman dengan menjadi Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jatim. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Golkar juga karena kinerja Fraksi di bawah kepemimpinan Bapak Sahat yang dinilai telah optimal," katanya.

Baca Juga: Sahat Tua Simanjuntak Optimis Golkar Jatim Masuk 2 Partai Besar di Pileg 2019

Bukan hanya untuk periode mendatang, saat ini Golkar juga memiliki kader di kursi Wakil Ketua DPRD Jatim, Soenarjo. Namun, mantan Wakil Gubernur Jatim periode 2003-2008 ini pada periode berikutnya tak menjadi caleg.

Daftar 13 Kursi Gelar di DPRD Jatim Periode 2019-2024:
1. Blegur Prijanggono (Jatim 1)
2. Adam Rusydi (Jatim 2)
3. M Hasan Irsyad (Jatim 3)
4. Pranaya Yudha (Jatim 4)
5. Karimulloh Dahrijiadi (Jatim 5)
6. Siadi (Jatim 6)
7. M Alimin (Jatim 7)
8. Sabron Djamil (Jatim 8)
9. Sahat Tua Simanjuntak (Jatim 9)
10. Mayjend TNI (Purn) Istu Hari Suabgio (Jatim 11)
11. Aditya Halindra (Jatim 12)
12. Kodrat Sunyoto (Jatim 13)
13. Muhammad bin Mu'afi Zaini (Jatim 14)

Caption:
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak saat ditemui di Surabaya beberapa waktu lalu.

[tribunnews]

fokus berita : #Sahat Tua Simanjuntak


Kategori Berita Golkar Lainnya