28 Mei 2019

Berita Golkar - Partai Golkar kurang memaksimalkan eksistensinya di media sosial dengan baik. Popularitas akun-akun resmi milik Partai Golkar masih jauh dibandingkan partai-partai semacam Gerindra dan PKS. Hal ini disampaikan kader muda Partai Golkar, Charles Bonar Sirait saat Buka Puasa Bersama dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) di Bakrie Tower lantai 46, Senin (27/5/2019).

Diskusi Ngabuburit yang membahas tema "Eksistensi Partai Golkar di Media Sosial" ini juga menghadirkan Koordinator Golkar Milenial, Achmad Annama dan Pengamat Sosial Politik dari Media Kernel (Drone Emprit), Ismail Fahmi. "Partai Golkar memilik potensi untuk menjadi yang teratas di media sosial. Saatnya DPP mempercayakan hal ini kepada kader-kader milenial yang memiliki kompetensi terkait" ucap Charles.

Baca juga: Golkar Loloskan 4 Caleg Milenial Ke Senayan

Charles merasa Partai Golkar harus merubah paradigmanya untuk merangkul kaum milenial. "Selain menaikkan intensitasnya di media sosial, Partai Golkar juga harus lebih kreatif dalam menciptakan konten yang dapat menarik perhatian kaum milenial. Vlog-vlog yang terkesan receh, remeh temeh tapi bermanfaat. Berbagi tips sukses dari pengusaha nasional sukses seperti ARB, salah satunya" lanjut Charles.

Pakar public speaking ini juga berharap ke depannya, Partai Golkar dapat mengemas komunikasi politik dengan lebih elegan dan pas di hati kaum milenial. "Selain vlog, Partai Golkar juga harus membuat narasi yang berbobot namun mudah dicerna. Tidak dijejali dengan jargon-jargon politik yang penuh istilah rumit. Sehingga pesan-pesannya bisa dicerna dengan baik" pungkas Charles. [liputan khusus]

fokus berita : #Charles Bonar Sirait


Kategori Berita Golkar Lainnya