27 Mei 2019

Berita Golkar - Golkar akan memberikan sanksi terhadap kadernya Dorel Almir karena menjadi pengacara yang akan membela pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dalam sidang gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi. Dorel menjadi salah satu dari delapan kuasa hukum Prabowo di MK.

"Partai Golkar akan memberikan surat peringatan jika yang bersangkutan masih tetap bekerja di luar jalur kebijakan," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Senin (27/5).

Baca Juga: Ace Hasan Sebut Kemenangan Jokowi Adalah Kemenangan Rakyat

Dorel pernah menjabat sebagai pengurus Badan Advokasi Hukum dan HAM di Partai Golkar dan telah diberhentikan beberapa waktu lalu.

Bahkan, kata Ace, Golkar bisa memecat Dorel dari keanggotaan partai jika masih tetap menjadi kuasa hukum Prabowo-Sandi.

"Dorel pernah menjabat sebagai pengurus Badan Advokasi Hukum dan HAM di Partai Golkar namun sudah diberhentikan dari kepengurusan waktu lalu," katanya.

Ace melanjutkan, Dorel merupakan caleg DPR dari Dapil Sumatera Barat. Namun, dia gagal melaju ke Senayan karena hanya memperoleh 780 suara.

Diketahui, setelah sempat tertunda satu hari, BPN Prabowo-Sandiaga resmi mendaftarkan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi, Jumat (24/5) malam. Tanpa Prabowo-Sandiaga, BPN datang dipimpin Hashim Djojohadikusumo dan ditemani tim hukum, Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana.

"Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan permohonan mengenai sengketa mengenai perselisihan hasil pilpres. Malam ini kami akan menyerahkan secara resmi permohonan itu. Dilengkapi dengan daftar alat bukti. Dan mudah-mudahan kita akan melengkapi alat bukti," jelas Bambang Widjojanto di Gedung MK.

Baca Juga: Ace Hasan Pastikan Golkar Raih 85 Kursi DPR

Ada delapan pengacara yang akan membela Prabowo-Sandiaga dalam sidang gugatan hasil pilpres ini. Mereka yaitu Zulfadli, Dorel Almir, Iskandar Sonhadji, Iwan Satriawan, Lutfhi Yazid, Teuku Nasrullah, Denny Indrayana, dan Bambang Widjajanto. [merdeka]

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya