29 Mei 2019

Berita Golkar - Plt. Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Ahmad Doli Kurnia menilai kepemimpinan Airlangga Hartarto di partai berlambang beringin hitam berhasil membalikkan keadaan di Pemilu 2019.

Hal itu terbukti dengan keberhasilan Golkar menempati posisi dua besar perolehan kursi di DPR RI. Dengan demikian, kata Doli, partainya memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan, serta berupaya menjaga amanah tersebut dan akan terus bersama rakyat.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Bawa Golkar Duduki 15 Kursi Ketua DPRD Kota/ Kabupaten se-Sumut

"Kami pun merasa sangat bergembira bahwa di dalam situasi yang sulit, penuh dengan dinamika dan ujian yang datang silih berganti, Partai Golkar masih bisa menjadi pemenang kedua pada Pemilu 2019 ini," ucap Doli di Jakarta, Rabu (29/5).

Menurut Doli, untuk kesekian kalinya Partai Golkar sudah teruji selalu mampu melewati masa-masa kritis. Apalagi dalam periode 2014-2019 ini, partainya menghadapi turbulensi politik yang luar biasa besar.

Mulai terbelahnya kepemimpinan di DPP di awal periode, pergantian Ketua Umum hingga tiga kali, kader dan pimpinan partai diterpa musibah hukum secara bertubi-tubi. Itu berdampak pada rendahnya kepercayaan dari kalangan internal partai maupun masyarakat.

Bahkan, berbagai survei selalu memposisikan elektabilitas Golkar berkisar 6-9 persen. "Namun, fakta menunjukkan bahwa pada Pemilu 2019 ini, Golkar masih mampu meraih kursi mayoritas kedua di parlemen. Faktor kuncinya adalah kepemimpinan Airlangga Hartarto yang secara serius mengutamakan konsolidasi ke berbagai tingkatan," kata Doli.

Baca Juga: Target 18 Kursi DPRD Sumut Tercapai, Ahmad Doli Kurnia Puji Kerja Keras Kader Golkar

"Kepemimpinan Airlangga akhirnya mampu membalikkan keadaan, dari yang diprediksi cuma meraih 6-9 persen dan diposisikan hanya di urutan ketiga atau keempat, ternyata dengan masa kerja cuma 1,5 tahun, bisa meraih hasil seperti saat ini," tandasnya. [jpnn]

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia


Kategori Berita Golkar Lainnya